Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Paratha ("parotta" di India selatan) adalah roti pipih melingkar dengan banyak lapisan renyah.
Paratha adalah roti pipih berlapis tidak beragi yang dibuat dari tepung gandum utuh (atta), garam, air dan ghee atau minyak.
Roti pipih tradisional ini adalah makanan pokok di anak benua India dan disajikan untuk sarapan dengan tambahan dadih, chutney, acar, kari, telur, dan hidangan daging.
Paratha dibuat dengan cara melapisi dan menggulung adonan gandum utuh yang kemudian dimasak di atas wajan panas hingga kedua sisinya berubah warna menjadi coklat keemasan.
Paratha biasa dimakan di India, Pakistan, Bangladesh dan Nepal, dengan beberapa variasi. (1)(2)(3)
Baca: Laffa atau Roti Taboon
Baca: Kue Kantong Semar
Penampilan #
Untuk membuat paratha, terlebih dahulu dibuat adonan tepung terigu yang lembut dan lentur.
Bagian selanjutnya digulung menjadi satu lapisan, di atasnya ghee diolesi dan dilipat beberapa kali untuk membuat alas segitiga atau persegi.
Kemudian digulung menjadi beberapa lapisan tipis dan terakhir dipanggang di atas wajan sampai berwarna keemasan dan matang.
Sebaliknya, paratha isi memiliki kombinasi isian gurih seperti Aloo Parathas dan Palak Paneer Parathas .
Paratha hadir dalam berbagai bentuk – persegi, bulat, segitiga, isi, dibuat dengan tepung berbeda, dan sebagainya – dan setiap budaya dan orang memiliki pendapatnya masing-masing.
Paratha yang kaya dan bersisik ini dapat dinikmati dengan kari, daal, acar, dan chutney dan juga bisa dijadikan pendamping yang enak dengan secangkir chai panas. (2)(3)(4)
Resep #
Inilah resep membuat Pharata yang bisa Sobat Wiki buat di rumah (5):
Bahan-bahan
2 cangkir tepung terigu utuh alias "atta" pastikan digiling halus. Cobalah membeli dari toko kelontong Asia Selatan
1/2 sdt garam
2 sdm minyak
1/2-3/4 air hangat secukupnya
ghee dan tepung seperlunya untuk pelapisan
Cara Pembuatan
- Dalam mangkuk, campur tepung dan garam.
- Tuang minyak dan aduk hingga tepung menjadi rapuh.
- Selanjutnya, tambahkan air hangat secara perlahan dan satukan adonan hingga tepung menjadi basah. Saya biasanya menggunakan 1/2 hingga 3/4 gelas air tetapi jumlahnya akan bergantung pada suhu di mana Anda berada.
- Setelah tepung lembab dan Anda bisa memungutnya dalam bentuk bola, diamkan selama 10-15 menit. Adonannya seharusnya sedikit lengket saat disentuh.
- Oleskan sedikit minyak agar permukaannya tidak mengering saat adonan didiamkan. Istirahat akan membantu gluten dalam adonan menjadi rileks.
- Setelah 10-15 menit, mulailah menguleni adonan hingga terlihat lembut. Tambahkan tepung jika terlalu lengket. Setelah 3-4 menit menguleni, adonan akan menjadi lembut dan akan memantul kembali bila ditekan dengan jari secara perlahan.
- Selanjutnya, bagi adonan menjadi empat bagian untuk paratha berukuran sedang (pastikan paratha tidak lebih besar dari loyang Anda!) dan bentuk setiap bagiannya menjadi bola bundar. Pada tahap ini, Anda dapat mendiamkan bola selama 10 menit lagi. Jangan lupa oleskan minyak agar bagian atasnya tidak mengering.
- Jika sudah siap membuat paratha, giling adonan hingga rata, serata mungkin. Tidak apa-apa jika adonannya sedikit sobek.
- Selanjutnya, olesi ghee. Saya menggunakan jari saya untuk menggosokkannya ke seluruh adonan.
- Selanjutnya taburkan sedikit tepung dan garam. Tepungnya mencegah ghee menetes, namun Anda bisa menghilangkannya karena kami hanya menggunakan sedikit ghee.
- Untuk membuat paratha serpihan, mulailah melipat adonan dari salah satu sudut seperti kipas Cina lalu putar adonan menjadi bentuk gulungan cinammon. Anda juga bisa membuat irisan dari tengah ke bawah hingga salah satu ujungnya dan mulai menggulung adonan dari celah tersebut dalam bentuk kerucut dan meratakannya.
- Saat Anda siap membuat paratha, gulung bola adonan berlapis-lapis dan dengan bantuan penggilas adonan, gulung hingga rata dan bulat. Seharusnya tidak terlalu tipis tetapi cukup sehingga Anda dapat dengan mudah mengambil paratha dan membaliknya dari tangan ke tangan tanpa merobeknya.
- Dalam wajan panas, tawa atau wajan, masukkan paratha. Seketika, Anda akan melihat panas tinggi mulai memasak paratha. Saat Anda melihat gelembung terbentuk di permukaan, balikkan paratha dan kecilkan api menjadi sedang. Oleskan sedikit ghee dan olesi paratha dengan bagian belakang sendok.
- Balik lagi, bila terlihat muncul bintik-bintik coklat di bagian bawah.
- Terus oleskan sedikit ghee dan tekan spatula Anda dengan sangat lembut. Kecilkan api lagi jika menurut Anda paratha berwarna kecokelatan terlalu cepat.
- Keluarkan dari wajan setelah paratha berbintik-bintik coklat. Jangan terlalu matang, karena paratha akan menjadi sangat renyah seperti "papad". Anda ingin melepasnya jika sudah bagus dan lembut.
- Tip untuk mengeluarkan lapisan paratha (menjadikannya "lachhedar") adalah dengan meremasnya selagi panas. Letakkan tangan Anda di kedua sisi paratha dan tepuk-tepuk, lalu kencangkan paratha. Ini akan memisahkan lapisan-lapisannya. Saya sarankan menggunakan kertas dapur atau kain agar tangan Anda tidak terbakar.
- Sajikan panas! Paratha dan roti paling enak dinikmati panas dari kompor.
(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)
Baca berita terkait kue-kue di sini
Sumber :
1. holycowvegan.net
2. www.indianhealthyrecipes.com
3. ministryofcurry.com
4. www.thekitchn.com
5. rookiewithacookie.com