Menkes Budi Gunadi: Pandemi Akan Selesai Paling Cepat 5 Tahun

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi pandemi covid-19 akan selesai paling cepat sekitar lima tahun.


zoom-inlihat foto
ketua-satgas-pen-budi-gunadi-sadikin.jpg
Dok. BNPB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pandemi covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia belum juga mereda.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi pandemi covid-19 akan selesai paling cepat sekitar lima tahun.

Berdasarkan wabah yang telah melanda di berbagai negara, Bugi menilai tidak ada pandemi yang selesai dalam waktu cepat.

Hal tersebut dikatakan Menkes dalam konferensi pers Vaksinasi Covid-19 Dosis ke-2 untuk 10.000 Pekerja Media di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (23/9/2021).

"Tidak ada pandemi yang selesai dengan waktu cepat.

Paling pendek setahu saya lima tahun, tapi ada yang puluhan tahun, sampai ratusan tahun," kata Budi seperti dikutip dari KompasTV.

Baca: Ratusan Siswa SMPN di Purbalingga Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi Terpusat

Baca: Budi Gunadi Sadikin

Budi Gunadi Sadikin
Budi Gunadi Sadikin (ist)

Melihat berbagai varian virus corona saat ini, tidak menutup kemungkinan masyarakat harus berlajar hidup berdampingan dengan pandemi.

"Jadi kita harus belajar hidup dengan mereka," lanjut Budi.

Menkes menyebut, salah satu solusi agar pandemi cepat berakhir yaitu dengan memaksimalkan program vaksinasi covid-19.

Baca: Kunjungi Cilacap, Presiden Jokowi Naik Perahu Nelayan, Tinjau Vaksinasi hingga Pelepasan Tukik

Baca: KJRI Jeddah Sebut Barcode Sertifikat Vaksin Corona RI Tak Terbaca di Arab Saudi

Menkes Budi Gunadi Sadikin saat Media Gathering Perkembangan Perekonomian Terkini dan Kebijakan PC-PEN, Jumat (23/4/2021).
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat Media Gathering Perkembangan Perekonomian Terkini dan Kebijakan PC-PEN, Jumat (23/4/2021). (YouTube/BNPB Indonesia)

Selain itu Budi juga menegaskan agar masyarakat senantiasa pentaati protokol kesehatan guna mencegah penularan covid-19.

"Pertama yang harus kita lakukan pastinya teman-teman cepat vaksinasi," katanya.

"Selain vaksinasi, jangan euforia, tetap waspada, tetap jalankan protokol kesehatan," pesan Budi.

Sebelumnya pemerintah juga tengah menyiapkan strategi jangka panjang untuk hidup berdampingan dengan covid-19.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyebut strategi ini terus disiapkan sembari mengevaluasi PPKM Berlevel.

Baca: Johnny G Plate

Baca: Pemerintah Siapkan Strategi Jangka Panjang Hidup Berdampingan dengan Pandemi Covid-19

Johnny G Plate, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2018). (KOMPAS.com/Devina Halim)
Johnny G Plate, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2018). (KOMPAS.com/Devina Halim)

“Transisi dan adaptasi untuk hidup bersama COVID-19 ini memang harus dipersiapkan. Karena itu, sambil terus mengevaluasi penerapan PPKM Berlevel, pemerintah menyusun dan menerapkan sejumlah protokol kesehatan sebagai bagian dari strategi ke arah sana.

Tujuannya, agar kita dapat menyeimbangkan kehidupan yang sehat namun juga tetap berdaya dalam kegiatan ekonomi dan sosial,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate dikutip dari situs Covid19.go.id, Rabu (1/9/2021).

Saat ini, pemerintah memprioritaskan pelaksanaan protokol kesehatan di ruang/fasilitas publik.

Satu di antaranya ialah di tempat perdagangan, transportasi publik, destinasi pariwisata, pusat industri maupun pemerintahan, lokasi ibadah serta tempat pendidikan.

Standar aktivitas adalah bentuk dan durasi aktivitas yang diperbolehkan untuk memastikan penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan).

Sedangkan standar perilaku artinya pengunjung/pengguna fasilitas harus dipastikan menjalankan 3M.

Baca: Lonjakan Kasus Covid-19 Kedua Bisa Ditekan, Ini Strategi Penanganan yang Dilakukan Pemerintah

Baca: Satgas Ungkap Kendala Penyebab Vaksinasi Lansia Berjalan Lambat

Pengunjung wajib menunjukan sertifikat vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk ke Mal Kota Kasablanka Jakarta Selatan yang kembali dibuka, Selasa (10/8/2021). Pemerintah membolehkan mal di empat kota yang masih merapkan PPKM level 4 buka kembali hingga pukul 20.00 namun dengan persyaratan hanya 25 persen pengunjung, mewajibkan pengunjung menunjukan sertifikat vaksin dan usia di bawah 12 tahun serta di atas 70 tahun dilarang masuk.
Pengunjung wajib menunjukan sertifikat vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk ke Mal Kota Kasablanka Jakarta Selatan yang kembali dibuka, Selasa (10/8/2021). Pemerintah membolehkan mal di empat kota yang masih merapkan PPKM level 4 buka kembali hingga pukul 20.00 namun dengan persyaratan hanya 25 persen pengunjung, mewajibkan pengunjung menunjukan sertifikat vaksin dan usia di bawah 12 tahun serta di atas 70 tahun dilarang masuk. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)




Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved