TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aksi pertengkaran oknum dosen perempuan dan laki-laki di area kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, kedua dosen tampak adu mulut di hadapan sejumlah mahasiswa.
Bahkan, pertengkaran tersebut juga diwarnai kekerasan fisik.
Adu dorong dan pukul tidak bisa dihindarkan lagi, sebagaimana diberitakan TribunMakassar.com, Senin (22/1/2021).
Dosen pria tampak memukul dosen perempuan dengan botol mineral.
Mahasiswa yang melihat aksi ini sempat melerai keduanya.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul, yang dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan atas dugaan penganiayaan itu.
Baca: Dosen Jadi Korban Salah Tangkap dan Dipukuli, Akademisi UMI Makassar Kecam Tindakan Aparat Polisi
Baca: UWK Surabaya Gelar Rapat Khusus Terkait Dosen Beri Nilai A untuk Mahasiswa yang Berdemo
"Kami belum menerima laporan terkait insiden itu.
Namun jika korban merasa dirugikan, silahkan melapor, pasti kami tindak lanjuti," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul dikonfirmasi, Senin (21/2/2021) malam.
Keterangan Dekan
Dekan Fakultas Satra UMI Makassar Prof Basri Dalle membenarkan bahwa kedua dosen yang terekam itu ialah dosen dari Fakultas Sastra.
Dikatakannya, dosen perempuan tersebut merupakan Ketua Prodi Ilmu Komunikasi berinisial HD.
Sementara dosen pria yang diduga melayangkan pukulan berinisial MH, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.
Baca: Viral Driver Ojol Dapat Orderan Misterius, Ikuti Maps Malah Nyasar ke Pinggir Jurang
Baca: Viral Foto Polisi Sita Perahu Karet Milik FPI saat Evakuasi Banjir, Begini Klarifikasinya
"Tadi siang kejadiannya sekitar pukul 12 ketika saya hendak Zoom untuk memulai mata kuliah," kata Prof Basri melalui telepon, Senin malam.
Prof Basri menerangkan, diduga keributan itu berawal dari adanya selisih paham antara ketua prodi tersebut.
Namun, Basri hanya menyebut keduanya pernah terlibat selisih paham saat rapat virtual.
"Pernah memang kita rapat virtual. Tapi saya kira itu sudah selesai permasalahannya di situ. Mungkin tadi tiba-tiba bertemu terjadilah perselisihan," ujar Prof. Basri.
Tidak lama setelah itu, pihaknya langsung mempertemukan keduanya di ruang senat.
Namun, dalam pertemuan tersebut, kesepakatan damai tidak terwujud.
Pihak fakultas, kata Basri, juga tidak bisa langsung menentukan siapa yang salah dari keributan tersebut.
Baca: Video Viral Ayus Panggil Nissa Sabyan dengan Sebutan Umi, Ayah Nissa Angkat Bicara
Baca: Penjelasan Grab dan Gojek soal Video Viral Ojol Terjang Banjir Setingga Dada untuk Antar Makanan