Viral Foto Polisi Sita Perahu Karet Milik FPI saat Evakuasi Banjir, Begini Klarifikasinya

Sebuah foto viral di media sosial menampilkan polisi yang menyita perahu karet milik FPI yang ikut dalam evakuasi korban banjirb


zoom-inlihat foto
perahu-karet-bertuliskan-fpi.jpg
Tangkapan layar video
Perahu karet bertuliskan FPI saat proses evakuasi banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah video viral di media sosial tentang polisi yang menyita perahu karet milik FPI yang ikut membantu evakuasi korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Tak hanya itu saja, petugas juga melucuti atribut FPI yang ada di sebuah posko banjir relawan.

Petugas dari TNI dan Polri lalu menyita perahu karet berserta properti lain yang beratribut FPI dari para relawan.

Para relawan diminta polisi untuk k tidak menggunakan atribut atau logo yang dilarang sata membantu evakuasi.

"Kita tetap akan melakukan penindakan atau melarang atribut atau simbol-simbol. Jika ingin mau membantu tidak menggunakan atribut atau logo yang dilarang," kata Kombes Pol Erwin Kurniawan, Kapolres Jakarta Timur.

Melalui sebuah rekaman suara, Erwin di Kampung Melayu, Senin (22/2/2021), membenarkan kejadian penyitaan tersebut.

Perahu karet bertuliskan FPI saat digunakan untuk evakuasi warga 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur pada Sabtu (20/2/2020) lalu.
Perahu karet bertuliskan FPI saat digunakan untuk evakuasi warga 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur pada Sabtu (20/2/2020) lalu. (istimewa)

"Kami mengamankan sarana prasarana (milik FPI) yang ada pada gambar viral itu," kata Erwin.

Perahu karet tersebut disita polisi usai digunakan relawan yang membantu proses evakuasi.

Sebelumnya polisi menampik jika perahu tersebut digunakan petugas.

Erwin mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 03.00 pagi.

"Sebenarnya kejadiannya jam 3 pagi. Sementara kami mengamankan sarana dan prasarana saat gambar itu viral untuk kami amankan," ujar Kombes Pol Erwin Kurniawan.

Baca: Komnas HAM Serahkan Barang Bukti Tewasnya 6 Anggota FPI ke Bareskrim Polri Hari Ini

Baca: Absen di Praperadilan Penembakan FPI Tapi Tangani Kasus Maaher, Nama Komnas HAM Trending di Twitter

Erwin mengaku jika penyitaan dilakukan pihak kepolisian sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kita ketahui bersama-sama bahwa SKB Enam Menteri yang dikeluarkan tentang pelarangan atribut FPI kemudian ada Maklumat Kapolri Nomor: Mak/1/I/2021 tentang pelarangan adanya simbol, gambar, tulisan dan lain-lain terkait atribut FPI, kita tetap dengan tegas melarang kegiatan itu," urai Erwin.

Kompol Saiful Anwar, selaku Kapolsek Makasar, menjelaskan jika kejadian penyitaan tersebut terjadi Sabtu pagi.

Saiful menerangkan jika FPI sudah dibekukan, Minggu (21/2/2021).

"Kita kan tahu semua kalau FPI udah dibekukan, organisasi terlarang di Indonesia. Jadi mereka kemarin ikut evakuasi korban banjir di Cipinang Melayu," kata Saiful.

"Pakai logo FPI, baik perahunya, rompinya, benderanya, kausnya, semuanya berlogo FPI. Karena kita tahu itu organisasi terlarang ya kita larang," imbuh Saiful.

Atribut FPI yang dipakai, ujar Saiful adalah logo lama.

"Mereka pakai (logo) FPI lama kok. Mau persaudaraan atau FPI saja tidak boleh," kata Saiful.

Sebelumnya, pemerintah resmi telah membubarkan Front Pembela Islam dan melarang setiap kegiatan yang dilakukan atas nama FPI.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved