TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menggandeng stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) untuk mengatasi keterbatasan akses jaringan internet dan memudahkan proses pembelajaran daring selama wabah Covid-19.
Program televisi yang diiniasi oleh Mendikbud Nadiem Makarin dan TVRI adalah program “Belajar dari Rumah”.
Program pembelajaran melalui siaran televisi TVRI ini rencananya akan dilakukan mulai Senin (13/4/2020) mendatang dan program dimulai pukul 08.00 WIB.
Baca: Belajar di Rumah, Mendikbud Minta Guru Berikan Materi Life Skill dan Karakter dari Pandemi Covid-19
Baca: Cerita Dokter Wuhan Atasi Covid-19: Terpaksa Abaikan Pasien Kritis, hingga Belajar di Tempat Kerja
Menurut Nadiem, tidak semua siswa siswi Indonesia dapat belajar dari rumah dengan sistem daring atau online.
Terdapat keterbatasan kemampuan dalam mengakses platform pembelajaran secara daring dengan maksimal karena beberapa daerah tidak dapat menjangkau internet.
Selain itu, keterbatasan lainnya adalah tidak tersedianya perangkat seperti ponsel, laptop ataupun media elektronik lainnya untuk belajar secara daring.
Oleh karena itulah, fasilitas program belajar dari rumah melalui TVRI ini diberikan Kemendikbud pada para siswa siswi dalam upaya membantu proses belajar saat masa darurat Covid-19.
"Program Belajar dari Rumah merupakan bentuk upaya Kemendikbud membantu terselenggaranya pendidikan bagi semua kalangan masyarakat di masa darurat Covid-19, khususnya membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan pada akses internet, baik karena tantangan ekonomi maupun letak geografis,” kata Nadiem dalam telekonferensi Peluncuran Program Belajar dari Rumah di Jakarta, dikutip dari situs Kemendikbud.
Baca: Sekolah Diliburkan, Kemendikbud Tetapkan Aturan Khusus Terkait Jadwal Ujian Nasional (UN) 2020
Baca: Tak Hanya Melalui SNMPTN dan SBMPTN 2020, Masuk ITB Bisa Juga Lewat Jalur Ini
Selain itu, Nadiem juga mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya dapat dinikmati oleh siswa dan siswi dari semua jenjang, namun juga bagi para guru dan orang tua.
“Nantinya selain diisi dengan program pembelajaran untuk semua jenjang, ‘Belajar dari Rumah’ juga akan menyajikan program Bimbingan Orang tua dan Guru serta tayangan kebudayan pada akhir pekan,” tutur Nadiem.
Mendikbud juga menyampaikan bahwa materi pembelajaran yang akan ditayangkan di TVRI pecan depan meliputi peningkatan literasi, numerasi, dan pertumbuhan karakter peserta didik.
Tidak hanya itu, pihak Kemendikbud juga akan melakukan monitoring dan evaluasi mengenai program ini bersama dengan lembaga non pemerintah.
Baca: Update Pasien Virus Corona hingga 9 April 2020 di Seluruh Dunia, Total Tembus 1.496.055 Kasus
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah 9 April 1945: Pastor Lutheran Anti-Nazi, Dietrich Bonhoeffer Dihukum Gantung
“Yang perlu dicatat bahwa sesungguhnya dalam keadaan seperti ini, yang menjadi penting adalah pemberian pendidikan yang bermakna,” jelas Mendikbud Nadiem Makarim.
Pesan kepada para orang tua, siswa, dan guru
Dalam menyikapi dampak virus Corona ini, Nadiem juga mengimbau agar para orangtua, pendidik dan peserta didik dapat menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan.
Protokol kesehatan tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada beberapa waktu lalu.
Protokol tersebut antara lain:
Saling menjaga jarak antarindividu.
Wajib menggunakan masker kain bagi warga yang sehat apabila keluar rumah
Rajin mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun minimal 20 detik