TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari Raya Idul Adha 2019 telah ditetapkan pada Minggu, 11 Agustus 2019 atau tanggal 11 Dzulhijjah 1440 Hijriah.
Momen Idul Adha 2019 adalah simbol ketakwaan dan kecintaan umat Islam.
Pada Hari Raya Idul Adha 2019 ini, umat Islam di seluruh dunia akan melaksanakan salat Idul Adha.
Setelah salat, maka dilanjutkan dengan penyampaian khutbah.
Setelah melaksanakan salat Idul Adha, umat Islam akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
Baca: LENGKAP ! Tata Cara & Niat salat Idul Adha 2019 dalam Bahasa Arab dan Latin Serta Artinya
Baca: Tips untuk Jemaah Agar Tetap Bugar Saat Puncak Haji Wukuf di Arafah
Baca: Padang Arafah
Semua umat muslim di dunia berlomba-lomba mempersiapkan hari raya Idul Adha 2019.
Diantaranya dengan mengerjakan berbagai amalan sunnah di hari raya Idul Adha 2019.
Dilansir oleh TribunStyle dari berbagai sumber, berikut 6 (enam) amalan sunnah sebelum dan sesudah salat Idul Adha:
1. Mandi besar dan pakai wewangian
Sebelum berangkan menunaikan salat Idul Adha, terlebih dahulu disunnahkan untuk mandi besar.
Tujuan mandi besar untuk membersihkan anggota badan dari segala kotoran dan bau.
Kesunahan mandi adalah untuk semua kaum muslimin, laki-laki maupun perempuan, baik yang akan akan berangkat melaksanakan salat Id maupun bagi perempuan yang sedang udzur syar’I sehingga tidak bisa melaksanakan salat Id.
Selain itu juga disunnahkan untuk memakai wewangian, potong rambut dan potong kuku.
Baca: Mengenal Sapi Limosin, Sapi Sumbangan Jokowi dengan Berat 1,2 Ton Untuk Masyarakat Bengkulu
Baca: Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Resmi Ditunjuk Sebagai Ketua Bidang Kebudayaan, DPP PDI-P.
Baca: Resep Sate Kambing ala Wonogiri, Olahan Daging untuk Santapan Makan Siang Saat Idul Adha
2. Kenakan pakaian baik, suci dan bersih serta gunakan wewangian
Memakai pakaian yang paling baik lagi bersih dan suci menjadi salah satu sunnah sebelum berangkan salat Idul Adha.
Hal tersebut sunnah untuk kaum laki-laki.
Sementara untuk perempuan, sunnahnya memakai pakaian yang sederhana atau pakaian yang sehari-hari digunakan.
Memakai wewangian dan pakaian berlebih bagi kaum perempuan hukumnya makruf.
Baca: 17 Agustus - Seri Tempat Bersejarah : Istana Cipanas
Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional : Kongres Pemuda Kedua
Baca: 17 Agustus - Seri Tempat Bersejarah: Istana Tampaksiring
3. Mendengarkan khutbah
Khutbah disampaikan setelah selesai salat Idul Adha.
Terkadang ketika mengikuti salat Idul Adha, banyak orang yang melewatkan khutbah.
Padahal mendengarkan khutbah merupakan salah satu sunnah pada saat melaksanakan salat Idul Adha.
Baca: Padang Arafah
Baca: Wishnutama
Baca: Rudianto Tjen
4. Mengambil jalan berbeda ketika berangkat dan pulang
Disunnahkan saat berangkat dan pulang dari salat Idul Adha untuk mengambil jalan yang berbeda.
Anjuran ini berdasarkan pada kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah Muhamad SAW.
Baca: 17 AGUSTUS - Perhimpunan Indonesia (Indische Vereeniging)
Baca: 17 AGUSTUS - Budi Utomo
Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional : Konferensi Meja Bundar
5. Wanita haid tetap ke lapangan
Disunnahkan pula untuk wanita yang sedang haid tetap berangkat ke lapangan tempat salat Idul Adha diselenggarakan.
6. Tidak Makan Sebelum salat dan Makan setelah salat Id
Berbeda dengan Idul Fitri yang disunahkan untuk makan kurma, dan diutamakan dengan jumlah ganjil.
Pada hari Idul Adha dianjurkan untuk tidak makan dahulu sebelum salat.
Selanjutnya, disunnahkan untuk makan setelah selesai melaksanakan salat Id.
Hal ini berbeda dengan saat melaksanakan salat Idul Fitri.
Pada saat akan menunaikan salat Idul Fitri disunnahkan untuk makan kurma berjumlah ganjil.
عن بريدة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لا يخرج يوم الفطر حتى يطعم ويوم النحر لا يأكل حتي يرجع
Diriwayatkan Buraidah RA, "Rasulullah tidak keluar pada hari Idul Fitri sebelum makan, dan tidak makan pada hari Idul Adha hingga beliau menyembelih qurban.” (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Baca: Wukuf
Baca: Padang Arafah
Baca: LENGKAP ! Tata Cara & Niat salat Idul Adha 2019 dalam Bahasa Arab dan Latin Serta Artinya
7. Tambahan: Puasa Tarwiyah & Arafah
Untuk puasa, sebelum Idul Adha terdapat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.
Apabila melaksanakan dua puasa sunnah tersebut, maka seseorang dapat mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.
Melaksanakan ibadah sunah Puasa Tarwiyah bisa menghapuskan dosa satu tahun yang lalu.
Umat muslim juga akan diberikan keberkahan hidup dan dilipatgandakan amal dan juga ibadahnya.
Sementara, melaksanakan ibadah sunah Puasa Arafah, Allah akan mengampuni dosa tahun lalu dan dijaga untuk tidak melakukan dosa atau maksiat di tahun yang akan datang.
Puasa Tarwiyah jatuh pada 8 Dzulhijjah dan Puasa Arafah jatuh pada 9 Dzulhijjah.
Sementara hari raya Idul Adha jatuh pada 10 Dzulhijjah.
Kedua puasa tersebut dilakukan sebelum Hari Raya Idul Adha.
Baca: FILM - Terbang: Menembus Langit (2018)
Baca: FILM - Oceans Thirteen (2007)
Baca: FILM - Ziarah (2017)
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)
JANGAN LUPA SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE TRIBUNNEWSWIKI.COM