17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional : Kongres Pemuda Kedua

Kongres Pemuda Kedua merupakan pertemuan yang diupayakan oleh pemuda Indonesia untuk mempersatukan seluruh pelajar Hindia Belanda. Kongres Pemuda Kedua menghasilkan Sumpah Pemuda dan menetapkan lagu Indonesia raya sebagai lagu kebangsaan


zoom-inlihat foto
kongres-pemuda-kedua.jpg
kebudayaan.kemdikbud.go.id
Peserta Kongres Pemuda Kedua 1928 berfoto bersama di halaman gedung Kramat raya 106

Kongres Pemuda Kedua merupakan pertemuan yang diupayakan oleh pemuda Indonesia untuk mempersatukan seluruh pelajar Hindia Belanda. Kongres Pemuda Kedua menghasilkan Sumpah Pemuda dan menetapkan lagu Indonesia raya sebagai lagu kebangsaan




  • Latar Belakang #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Congres Pemoeda atau Kongres Pemuda adalah kongres nasional yang berupaya untuk mempersatukan organisasi-organisasi pemuda pergerakan Indonesia.

Kongres Pemuda digagas oleh Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Hindia Belanda.

Kongres Pemuda Pertama dilaksanakan pada 1926, menghasilkan kesepakatan bersama tentang kegiatan pemuda pada bidang sosial, ekonomi dan budaya.

Kongres Pemuda Pertama diikuti oleh seluruh organisasi misalnya Jong Java, Jong Sumatra, Jong Betawi dan lain sebagainya.

Pada 20 Februari 1927 didadakan pertemuan anggota kongres, namun pertemuan tersebut belum mencapai hasil final. 

Kemudian kembali dilakukan pertemuan pada 3 Mei 1928 untuk mempersiapkan Kongres Pemuda Kedua.

Pada pertemuan terakhir 12 Agustus 1928 perwakilan semua organisasi pemuda berhasil dikumpulkan dan kemudian  memutuskan akan mengadakan Kongres Pemuda Kedua pada Oktober 1928

Kongres Pemuda Kedua akhirnya dilaksanakan pada 27-28 Oktober 1928, dipimpin oleh Sugondo Joyopuspito, dari PPPI.

Kongres Pemuda Kedua menghasilkan Sumpah Pemuda dan menetapkan lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman sebagai lagu kebangsaan. (1)

Baca: Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)

Baca: Gerakan Pemuda Ansor

  • Panitia dan Peserta #


Kongres Pemuda Kedua memiliki sususan panitia yang membagi jabatan pimpinan dengan ketentuan 'tidak ada organisasi yang rangkap jabatan'.

Susunan panitia Kongres Pemuda Kedua tersebut adalah:

Ketua: Sugondo Joyopuspito (PPPI).

Wakil Ketua: R M  Joko Marsaid (Jong Java)

Sekretaris: Muhammad Yamin (Jong Soematranen Bond)

Bendahara: Amir Syarifudin (Jong Bataks Bond)

Pembantu I: Johan Mohammad Cai (Jong Islamieten Bond)

Pembantu II: R  Katjasungkana (Pemoeda Indonesia)

Pembantu III: R C I Sendok (Jong Celebes)

Pembantu IV: Johannes Leimena (Jong Ambon)

Pembantu V: Mohammad Rochjani Su’ud (Pemoeda Kaoem Betawi)

Kongres Pemuda Kedua dihadiri oleh wakil organisasi pemuda seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bonds, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, pemuda Kaum Betawai, dan lain sebagainya.

Hadir pula beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai penagamat, yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie.

Kwee Thiam Hiong juga hadir sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond.

Turut hadir juga dua perwakilan dari Papua, Aitai Karubaba dan Poreu Ohee.

Selain itu pemuda keturunan arab di Indonesia , diprakarsai oleh AR Baswedan mengadakan kongres di Semarang dan mengumandangkan Sumpah Pemuda Keturunan Arab. (1)

Dokumentasi Kongres Pemuda Kedua
Dokumentasi Kongres Pemuda Kedua (gurupendidikan.co.id)

  • Agenda Kongres #


Kongres Pemuda Kedua dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.

Rapat Pertama

Rapat Pertama dilaksanakan Sabtu, 27 Oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB) Waterlooplein yang kini namanya dikenal sebagai Lapangan Banteng.

Acara diawali dengan pembukaan oleh ketua PPPI, Sugondo Joyopuspito, dilanjutkan dengan uraian Muhammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda.

Menurut Muhammad Yamin, terdapat lima faktor yang dapat memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan dan kemauan.

Rapat Kedua

Rapat kedua dilaksanakan Minggu, 28 Oktober 1928 di Gedung Oost-Java Bioscoop atau sekarang dikenal sebagai Jalan Medan Merdeka Utara.

Pada rapat kedua dibahas mengenai pendidikan dengan pembicara Purnomowulan dan Sarmidi Mangunsarkoro.

Kedua pembicara tersebut berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan dan mendapat keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah.

Rapat Ketiga

Rapat ketiga merupakan rapat penutupan yang dilaksanakan di gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya Nomor 106.

Pada rapat tersebut Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan.

Sedangkan Ramelan mengemukakan gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional.

Hal tersebut karena gerakan kepanduan telah mendidik anak-anak sejak dini menjadi disiplin dan mandiri.

Sebelum Kongres Pemuda Kedua ditutup, lagu Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman dimainkan dengan biola tanpa syair yang mendapat sambutan meriah oleh peserta kongres.

Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres dan pengucapan Ikrar Pemuda.

Istilah Sumpah Pemuda baru lahir pada 1956 dimana pada tahun tersebut tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai hari nasional yaitu Hari Sumpah Pemuda. (2)

ilustrasi Wage Rudolf Supratman memainkan lagu Indonesia Raya menggunakan biola di penutupan Kongres Pemuda Kedua
ilustrasi Wage Rudolf Supratman memainkan lagu Indonesia Raya menggunakan biola di penutupan Kongres Pemuda Kedua (merahputih.com)

  • Sumpah Pemuda #


Kongres Pemuda II berhasil mengambil keputusan yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda,dengan isi sebagai berikut:

Pertama:

Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia

Kedua:

Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia

Ketiga:

Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Rumusan Sumpah Pemuda tersebut dibuat oleh Mohammad Yamin dan dibacakan oleh Sugondo Joyopuspito secara hikmat pada rapat penutupan Kongres Pemuda Kedua. (3)

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)



Nama Pertemuan Kongres Pemuda Kedua
Hasil Sumpah Pemuda
Pelaksanaan 27-28 Oktober 1928
Peserta Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi
Pemimpin Sugondo Joyopuspito




KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved