Mengenal Sapi Limosin, Sapi Sumbangan Jokowi dengan Berat 1,2 Ton Untuk Masyarakat Bengkulu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyumbang sapi jenis limosin dengan berat 1,2 ton yang akan diserahkan untuk masyarakat Bengkulu pada Idu


zoom-inlihat foto
sapi-limosin.jpg
(Kompas.com/Firmansyah)
Sapi Limosin dengan berat 1,2 Ton adalah sumbangan Presiden Joko Widodo untuk masyarakat Bengkulu.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyumbang sapi jenis limosin dengan berat 1,2 ton.

Sumbangan Jokowi akan diserahkan untuk masyarakat Bengkulu pada Idul Adha 1440 Hijriyah.

Sapi limosin dibeli seharga Rp 64 juta dari peternakan sapi di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.

Baca: Tidak Konsumsi Daging Kambing & Sapi, Berikut 10 Makanan Alternatif Pengganti dengan Tinggi Protein

Baca: Tips Menyimpan Daging Kurban agar Tidak Cepat Basi, Jangan Cuci jika akan Disimpan

Baca: Megawati Umumkan Susunan Pengurus Baru DPP PDI-P 2019-2024

Dikutip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com, sapi limosin berukuran super besar ini akan disembelih di Masjid Jami Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Nantinya sapi limosin ini akan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Budiman Ismaun, Sabtu (10/8/2019).

Dipilihnya Kabupaten Bengkulu Selatan sebagai salah satu tempat kurban Presiden Jokowi mempunyai alasan untuk pemerataan.

Baca: Berlinang Air Mata, Dede Sunandar Ceritakan Penyakit Langka yang Diidap Sang Anak Sindrom Williams

Baca: Manchester United vs Chelsea, Big Match Liga Inggris Pekan Pertama

Baca: Tes Kepribadian - Melihat Karakter Diri Kamu lewat Tulisan Tangan

Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Bengkulu, Edi Hartawan menegaskan bahwa tidak ada unsur politis dalam pemilihan daerah lokasi kurban.

Menurut Edi, selama ini, hewan-hewan kurban selalu disembelih di Masjid Baitul Izzah, Kota Bengkulu.

Edi juga menambahkan bahwa penyerahan daging sapi tergantung dari kebijakan Gubernur.

"Penyerahannya tergantung dengan kebijakan Gubernur Bengkulu, dengan melihat aspek pemerataan. Jika hanya ditentukan satu tempat saja, apsek pemerataannya tidak terpenuhi. Mungkin nanti tahun depan dipilih kabupaten lainnya," kata Edi.

Baca: FILM - Oceans Thirteen (2007)

Baca: FILM - Ziarah (2017)

Baca: FILM - Bullet to the Head (2013)

Untuk persoalan kesehatan hewan, Edi juga menyatakan bahwa seluruh hewan ternak sudah diperiksa terkait kelayakannya menjadi hewan kurban.

Selain itu, aspek bobot hewan ternak juga menjadi salah satu faktor dalam pemeriksaan.

"Seluruh kesehatannya, seperti hati, beratnya juga diuji. Sehingga dipastkan sampai terakhir kesehatannya teruji."

Kalau dalam dunia kesehatan, antemorfen dan pomorfennya. Sebelum disembelih dicek dulu hatinya sehingga dipastikan aman,".

Senada dengan Edi, Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Nopiyeni ikut mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa sejumlah hewan kurban, termasuk sapi milik presiden.

Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlwan Nasional : Siti Hartinah

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional : Dwi Komando Rakyat (Dwikora)

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional : Tri Komando Rakyat (Trikora)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah membeli beberapa sapi kurban yang disumbangkan di beberapa wilayah di Indonesia pada momen Idul Adha.

Sapi-sapi kurban yang dibeli Jokowi adalah sapi berkualitas yang dibeli langsung dari peternak sapi.

Rencananya, sapi-sapi kurban Jokowi ini akan disembelih di daerah-daerah di seluruh Indonesia.

Baca: Dua Jenderal Beda Sikap Tangani Taruna Enzo yang Diduga Terpapar HTI, Satu Ingin Enzo Segera Dipecat

Baca: Ruben Onsu Alami Lagi Peristiwa Mistis, Thalia Putri Onsu Mimpi Buruk Ada Darah di Perut Ruben

Baca: Sempat Menjadi Trending di Twitter, Wishnutama Bantah Perusahaannya Bangkrut

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)

JANGAN LUPA SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE TRIBUNNEWSWIKI.COM





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved