Kelapa

Tanaman kelapa dikenal sebagai tanaman sejuta manfaat. Hal itu disebabkan karena dari seluruh bagian dari tanaman kelapa dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.


zoom-inlihat foto
tanaman-kelapa-1.jpg
Kolase foto (bibitbunga.com dan pixabay.com)
Pohon Kelapa dan buahnya.

Tanaman kelapa dikenal sebagai tanaman sejuta manfaat. Hal itu disebabkan karena dari seluruh bagian dari tanaman kelapa dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebagai tanaman yang hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan, kelapa adalah tanaman perkebunan yang berasal dari famili Palmae.

Kelapa mempunyai nilai manfaat dan nilai ekonomis yang tinggi.

Tanaman kelapa dikenal sebagai tanaman yang multiguna.

Mulai dari ujung akar hingga ujung batang dari tanaman kelapa dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, baik skala rumah tangga, hingga industri.

Selain itu, julukan lain yang melekat untuk tanaman kelapa adalah “pohon kehidupan”, karena pada setiap bagian dari tanaman kelapa dapat dimanfaatkan seperti sabut kelapa untuk coir fiber, matras, bahan pembuat spring bed.

Tempurung kelapa dapat dibuat charcoal/arang , karbon aktif, dan kerajinan tangan.

Daging buah untuk kopra, minyak kelapa, krim kelapa, santan.

Air Kelapa untuk cuka, nata de coco.

Batang pohon kelapa dapat digunakan untuk bahan bangunan.

Daunnya digunakan untuk sapu, barang anyaman.

Nira kelapa digunakan untuk gula merah.

Tanaman kelapa 2
Pohon Kelapa (Bali Tribunnews)

  • Asal Usul #


Terdapat dua pendapat utama mengenai asal usul tanaman Kelapa.

Pendapat pertama menyatakan bahwa tanaman kelapa berasal dari daerah Amerika Tengah, karena banyak spesies atau jenis tanaman kelapa yang tumbuh.

Sedangkan pendapat yang kedua adalah tanaman kelapa berasal dari Asia Tenggara.

Tanaman kelapa 3
Perkebunan Kelapa (Tribunnews Manado)

 

Baca: Kayu Manis

Baca: Lada/Merica

Baca: Pala (Rempah-rempah)

  • Klasifikasi Botani #


Tanaman Kelapa mempunyai sistematika botani yang keseluruhannya dijabarkan sebagai berikut:

Divisi: Spermatophyta

Subdivisi: Angiospermae

Kelas: Monocotyledonae

Ordo: Arecales

Famili: Arecaceae

Genus: Cocos

Spesies: Cocos Nucifera L.

  • Akar #


Sistem perakaran dari tanaman kelapa adalah berjenis akar serabut.

Akar serabut yang pertama tumbuh pada pangkal batang.

Tumbuhnya akar serabut yang pertama lebih awal dari tumbuhnya daun yang pertama.

Selain itu, ukuran akar dari tanaman kelapa adalah berdiameter 0,1 sentimeter, dengan dinding lunak, berbintil.

Akar tanaman kelapa mempunyai fungsi untuk menyerap segala unsur hara dari dalam tanah.

Jumlah akar dari tanaman kelapa cukup bervariasi yaitu berkisar antara 4 ribu sampai 7 ribu buah.

Hal tersebut tergantung pada jenis varietas kelapa dan keadaan lingkungan tumbuhnya tanaman kelapa.

Terdapat bintil-bintil warna putih pada akar tanaman kelapa.

Fungsi dari bintil-bintil tersebut adalah untuk pernapasan.

  • Batang #


Tanaman kelapa memiliki batang yang tumbuh bersamaan dengan daun.

Batang tanaman kelapa adalah jenis batang yang tidak berkambium, sehingga tidak memiliki pertumbuhan sekunder.

Pada ujung batang, terdapat satu titik tumbuh dari tanaman kelapa.

Satu-satunya titik tumbuh dari tanaman kelapa tersebut mempunyai ukuran sangat kecil yang terdiri dari jaringan meristem.

Baca: Kemiri

Baca: Cengkih/Cengkeh

  • Daun #


Pada umumnya, tanaman kelapa yang dewasa memiliki daun berjumlah 30-35 daun pada mahkotanya.

Panjang daun tanaman kelapa adalah kurang lebih 6 milimeter.

Daun-daun tanaman kelapa tersebut tersusun melingkar pada mahkota daunnya.

Setiap enam daun tanaman kelapa yang berurutan akan berada pada satu garis lurus.

Daun-daun yang berurutan itu membentuk pola spiral dengan sudut 140 derajat.

Pada daun tanaman kelapa, mempunyai memiliki anak daun sejumlah 200 sampai 250 anak daun.

Kemudian panjang anak daun yang terdapat pada pangkal mempunyai ukuran hingga 90 sampai 125 centimeter dan memiliki ujung yang pendek.

  • Bunga #


Pada persoalan bunga, tanaman kelapa adalah jenis tanaman yang berumah satu.

Artinya, bunga jantan dan bunga betina terletak pada satu malai dan satu mancung / spathe.

Klasifikasinya adalah, bunga jantan terletak pada ujung malai, sedangkan bunga betina terletak pada dasar malai.

Pada bunga jantan, akan terbuka beberapa hari setelah mancung terbuka dan akan terus terbuka dalam waktu satu hari.

Sedangkan bunga betina akan terbuka/mekar pada waktu tiga minggu setelah mancung terbuka.

Setiap bunga betina akan mampu menerima polinasi dalam waktu maksimal empat hari.

Sedangkan rentang waktu yang dibutuhkan dari terbentuknya bunga pertama dan bunga terakhir adalah sekitar 6-15 hari.

Bunga betina adalah cikal bakal buah kelapa.

Bunga betina yang telah dibuahi akan berkembang menjadi buah.

  • Buah #


Buah kelapa yang tumbuh mulai muncul pada bulan ketiga sejak masa pembuahan.

Pertumbuhan buah tersebut terlihat dari ukuran berat dan volume.

Pada pembentukan berat buah kelapa yang maksimum, terdapat pada bulan ketujuh.

Sedangkan pada pembentukan volume buah kelapa yang maksimum, terdapat pada bulan kedelapan.

Pada tempurung buah kelapa, terbentuk pada bulan ketiga.

Pembentukan berat maksimum pada tempurung buah kelapa terdapat pada buah kesembilan.

Kemudian, daging buah kelapa akan dapat diamati pada bulan ketujuh serta dapat mencapai berat maksimal pada bulan keduabelas.

  • Varietas #


Tanaman kelapa mempunyai banyak jenis varietas.

Jenis varietas dalam tanaman kelapa dikelompokkan menjadi tiga jenis yang umum.

Hal ini dapat berlaku tergantung jenis dan keadaan lingkungan tumbuhan tanaman kelapa.

Ketiga jenis varietas tersebut adalah:

1. Varietas Viridis atau kelapa hijau, Varietas Rubescens (Kelapa Merah), Varietas Macrocorpu (Kelapa Kelabu), Varietas Sakarina (Kelapa Manis).

2. Varietas Eburnea (Kelapa Gading), Varietas Regia (Kelapa Raja), Varietas Pumila (Kelapa Puyuh), Varietas Pretiosa (Kelapa Raja Malabar).

3. Kelapa Hibrida.

  • Penyebaran #


Tanaman kelapa tersebar di beberapa daerah di Indonesia, yang sebagian besar berada di daerah Pulau Sumatera dan Jawa Barat (Banten dan Priangan).

Kemudian, tanaman kelapa juga banyak tumbuh di daerah Jawa Tengah (Banyumas), D.I. Yogyakarta, Jawa Timur (Kediri), Sulawesi Utara (Minahasa, Sangihe, Talaud, dan Gorontalo), serta Kalimantan Selatan (Pegunungan Meratus).

 

Baca: Gunung Tangkuban Parahu

Baca: Gunung Andong

Baca: Gunung Merbabu

  • Pertumbuhan #


Secara ideal, tanaman kelapa dapat tumbuh optimal pada daerah tropis di sekitar 23 derajat lintang utara dan 23 derajat lintang selatan.

Suhu ideal yang baik bagi pertumbuhan tanaman kelapa adalah 27 derajat celcius sebagai suhu rata-rata tahunan.

Ketinggian yang ideal bagi pertumbuhan tanaman kelapa adalah berkisar antara 600 sampai 900 meter di atas permukaan laut.

Pertumbuhan tanaman kelapa juga dipengaruhi oleh persebaran curah hujan.

Curah hujan yang merata pada ukuran antara 1300 sampai 2300 milimeter per tahun adalah curah hujan optimum pada pertumbuhan tanaman kelapa.

Namun demikian, terdapat pengecualian dalam pertumbuhan tanaman kelapa yang bisa hidup pada daerah dengan curah hujan ideal serta dapat juga tumbuh di daerah-daerah rawa namun dengan dibantu drainase yang baik.

Untuk persoalan tanah, tanaman kelapa dapat tumbuh pada jenis tanah alluvial yang kaya akan hara dengan drainase yang baik.

Tingkat keasaman tanah juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman kelapa yaitu berkisar pada pH 8 (koral) sampai pH 5 ( tanah liat masam).

Untuk persoalan sinar matahari, tanaman kelapa tidak dapat tumbuh di bawah naungan/tutupan.

Tanaman kelapa justru dapat tumbuh dengan intensitas cahaya matahari penuh, yaitu sekitar 2000 jam per tahun atau 120 jam per bulan.

  • Manfaat #


Tanaman kelapa adalah tanaman sejuta manfaat.

Mulai dari ujung akar hingga ujung daun seluruhnya mempunyai manfaat.

Batang tanaman kelapa yang sudah tua dapat digunakan sebagai bahan bangunan, jembatan, kerangka papan perahu, atau kayu bakar.

Kemudian, daun-daun tanaman kelapa yang masih muda dapat dimanfaatkan sebagai hiasan janur atau bungkus dari makanan.

Sedangkan daun-daun tanaman kelapa yang sudah tua dapat digunakan sebagai  atap.

Lidi daun-daunnya dapat digunakan sebagai sapu dan tusuk sate.

Kemudian, bagian lain yang dapat dimanfaatkan dari tanaman kelapa adalah bunga kelapa.

Bunga kelapa yang belum mekar atau disebut dengan mayang kelapa dapat disadap untuk mendapatkan nira kelapa.

Nira kelapa inilah yang dapat digunakan dalam berbagai produk seperti gula kelapa, asam cuka, dan nata de coco.

Buah kelapa dan bagian-bagiannya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak, santan, dan dapat dikonsumsi langsung.

Sabut buah kelapa dapat digunakan sebagai media tanam.

Tempurung buah kelapa dapat digunakan sebagai arang aktif.

Selain itu banyak manfaat lainnya dari tanaman kelapa.

  • Sumber Literatur  #


---

  1. Kajian Kelapa dengan Pendekatan Rantai dan Iklim Usaha di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, Laporan Studi, ILO – PCdP2 UNDP, diunduh dalam ilo.org pada 27 Juli 2019, pukul 15.19 WIB. [1]
  2. Suwarto , Yuke Octavianty , Silvia Hermawati, Top 15 Tanaman Perkebunan, (Penebar Swadaya, 2014).

Tribunnewswiki.com terbuka dengan sumber, data-data baru dan/atau usulan perubahan untuk memperkaya informasi.

---

Baca: Gunung Sumbing

Baca: Gunung Sindoro

Baca: Gunung Muria

(TRIBUNNEWSWIKI.COM / Dinar Fitra Maghiszha)

JANGAN LUPA SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE TRIBUNNEWSWIKI

TRIBUNNEWSWIKI OFFICIAL



Informasi Detail
Nama Kelapa
Divisi Spermatophyta
Subdivisi Angiospermae
Kelas Monocotyledonae
Ordo Arecales
Famili Arecaceae
Genus Cocos
Spesies Cocos Nucifera L.


Sumber :


1. www.ilo.org


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved