TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pemerintah Maladewa resmi mengeluarkan kebijakan larangan berkunjung bagi warga Israel seiring meningkatnya kemarahan publik di negara berpenduduk mayoritas Muslim tersebut atas perang di Gaza.
Keputusan tersebut telah mendapat persetujuan dari parlemen dari Presiden Maladewa Mohamed Muizzu pada Minggu (2/6/2024).
“Presiden Mohamed Muizzu telah memutuskan untuk memberlakukan larangan berkunjung ke Maladewa bagi warga negara Israel,” kata juru bicara kantor kepresidenan Maladewa, yang dikutip dari Aljazeera.
Muizzu juga mengumumkan kampanye penggalangan dana nasional yang disebut “Warga Maladewa dalam Solidaritas dengan Palestina”.
Partai-partai oposisi dan sekutu pemerintah di Maladewa telah memberikan tekanan pada Muizzu untuk melarang warga Israel sebagai tanda protes terhadap perang Gaza. Setidaknya 36.439 warga Palestina telah tewas dan 82.627 luka-luka dalam konflik sejak 7 Oktober 2023.
Baca: PBB Sebut Bantuan Kemanusiaan yang Masuk ke Gaza Turun, Kecam Israel Atas Serangan Brutal di Rafah
Menanggapi larangan tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel mendesak warganya yang saat ini berada di Maladewa untuk meninggalkan Maladewa.
“Bagi warga negara Israel yang tinggal di negara tersebut, disarankan untuk mempertimbangkan untuk pergi, karena jika mereka mengalami kesulitan karena alasan apa pun, akan sulit bagi kami untuk membantu,” kata Kementerian Luar Negeri Israel
Sebelumnya, Maladewa telah mencabut larangan terhadap wisatawan Israel pada awal tahun 1990an dan berupaya memulihkan hubungan pada tahun 2010. Namun, upaya normalisasi dibatalkan setelah tergulingnya Presiden Mohamed Nasheed pada bulan Februari 2012.
Penurunan Kunjungan Wisatawan Israel ke Maladewa
Imbas dari adanya seruan yang melarang warga Israel berkunjung ke Maladewa, jumlah wisatawan yang berkunjung ke negara kepulauan yang terkenal dengan keindahan pantai pasir putihnya itu pun turun menjadi 528 dalam empat bulan pertama tahun ini, atau turun sekitar 88 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca: 21 Tentara Israel Mati Sia-sia saat Sedang Pasang Bom untuk Ledakkan Gedung di Gaza
Sebagai perbandingan, hampir 11.000 warga Israel mengunjungi Maladewa tahun lalu, atau setara dengan 0,6 persen dari total kunjungan wisatawan.
Selain Maladewa, warga negara Israel juga dilarang mengunjungi beberapa negara, yakni di antaranya: Aljazair, Bangladesh, Brunei, Iran, Irak, Kuwait, Lebanon, Libya, Pakistan, Arab Saudi, Suriah, dan Yaman.
(TRIBUNNEWSWIKI.com/Mikael Dafit)