PM Prancis: Vaksinasi Gratis untuk Semua dan Bersifat Sukarela

Castex menegaskan penyuntikan vaksin dilakukan tanpa dipungut biaya alias gratis untuk semuanya.


zoom-inlihat foto
perdana-menteri-prancis-jean-castex-65464546647.jpg
BENOIT TESSIER / POOL / AFP
Castex menegaskan penyuntikan vaksin dilakukan tanpa dipungut biaya alias gratis untuk semuanya., FOTO: Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengenakan masker selama konferensi pers perihal pengarahan penyebaran vaksin Covid-19 di Paris, pada 3 Desember 2020. Vaksinasi terhadap Covid-19 akan gratis untuk semua.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perdana Menteri Jean Castex memberi pengarahan di depan media terkait proses distribusi vaksin virus corona untuk warga Prancis, Kamis (3/12/2020).

Castex menegaskan penyuntikan vaksin dilakukan tanpa dipungut biaya alias gratis untuk semuanya.

Kepastian harga gratis ini masuk ke dalam sistem jaminan sosial.

Diketahui Prancis telah mengalokasikan 1,5 Miliar Euro dari anggaran jaminan sosial tahun depan untuk menutup biaya tersebut.

Vaksinasi Covid-19 bersifat sukarela di Prancis. Castex meyakinkan warga bahwa vaksin aman digunakan.

Baca: Nekat Naik Pesawat saat Positif Covid-19, Pasangan Suami Istri Ini Diamankan Polisi

FOTO: Suasana di Menara Eifel, Paris, Prancis
FOTO: Suasana di Menara Eifel, Paris, Prancis (Unsplash - Pedro Kümmel @pedrokummel)

Baca: Jumlah Kematian Akibat Corona di Inggris Tembus 60.000, Paling Mematikan Ke-5 di Dunia

Ia memastikan memulai vaksinasi dalam beberapa minggu ke depan.

Menurutnya, vaksin harus mendapat persetujuan regulasi dari European Medicines Agency.

Dosis awal vaksin virus corona akan diberikan kepada kelompok lansia yang tinggal di panti jompo.

Prancis telah memesan sekitar 200 juta dosis dari berbagai perusahaan farmasi yang mengembangkan vaksin, kata Castex.

Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan 100 juta orang.

Baca: Jumlah Kematian Akibat Corona di Inggris Tembus 60.000, Paling Mematikan Ke-5 di Dunia

FOTO: Orang-orang menghadiri kebaktian di gereja Saint-Sulpice di Paris pada 29 November 2020 saat misa dilanjutkan di Prancis menyusul pemerintah melonggarkan pembatasan penguncian Covid-19 dengan hanya 30 orang yang diizinkan per gereja.
FOTO: Orang-orang menghadiri kebaktian di gereja Saint-Sulpice di Paris pada 29 November 2020 saat misa dilanjutkan di Prancis menyusul pemerintah melonggarkan pembatasan penguncian Covid-19 dengan hanya 30 orang yang diizinkan per gereja. (ALAIN JOCARD / AFP)

Baca: Berlangsung 8 Jam, Operasi Pembalap MotoGP Marc Marquez Berjalan Lancar











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved