Jumlah Kematian Akibat Corona di Inggris Tembus 60.000, Paling Mematikan Ke-5 di Dunia

Tak membutuhkan waktu lama, angka ini naik 10.000 dalam tiga minggu terakhir yang mencapai 50.000.


zoom-inlihat foto
suasana-di-trafalgar-square-345.jpg
Unsplash - Ehimetalor Akhere Unuabona @theeastlondonphotographer
Tak membutuhkan waktu lama, angka ini naik 10.000 dalam tiga minggu terakhir yang mencapai 50.000., FOTO: Suasana di Trafalgar Square, London, Britania Raya, saat massa dihadang oleh polisi bermasker di tengah pandemi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Total angka kematian akibat virus corona di Inggris dilaporkan tembus lebih dari 60.000 jiwa.

Tak membutuhkan waktu lama, angka ini naik 10.000 dalam tiga minggu terakhir yang mencapai 50.000.

Hingga Kamis (3/12), otoritas setempat melaporkan ada 414 kematian baru, menjadikan total yang dikonfirmasi mencapai 60.113.

Angka kematian ini menjadikan Inggris sebagai negara ke-5 terbanyak korban meninggal.

Berikut adalah urutannya, menurut laporan John Hopkins University:

1. Amerika Serikat (274.000)
2. Brazil (174.000)
3. India (138.000)
4. Meksiko (107.000)
5. Inggris (60.000)

Baca: Berlangsung 8 Jam, Operasi Pembalap MotoGP Marc Marquez Berjalan Lancar

FOTO: Big Ben di Kota London, bangunan yang menjadi simbol negara Inggris dan Britania Raya
FOTO: Big Ben di Kota London, bangunan yang menjadi simbol negara Inggris dan Britania Raya (Unsplash - Marcin Nowak @marcin)

Baca: Rekor Baru Kematian Akibat Corona di Italia, 993 Warga Meninggal dalam 24 Jam

Meskipun berada di urutan 5 tingkat dunia, Inggris adalah tertinggi pertama di Eropa.

Pejabat setempat menganggap jumlah kematian sebenarnya di Inggris Raya jauh lebih tinggi lantaran perhitungan hanya didasarkan kepada jenazah mereka yang hasil tesnya positif, tidak termasuk pasien meninggal dengan gejala setelah 28 hari.

Seperti diketahui, Inggris mencabut lockdown pada Rabu (2/12) di mana saat itu jumlah kasus tengah menurun.

Pembatasan berada di sebagian wilayah, termasuk Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara.

Kabar Vaksin di Inggris

Seperti diberitakan TribunnewsWiki sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menunjuk anggota parlemen Partai Konservatif Nadhim Zahawi menjadi Menteri Kesehatan baru yang bertugas mengurusi seputar program dan distribusi vaksin virus corona.

Bekerjasama dengan badan regulator obat-obatan, pemerintah Inggris sedang menguji dua vaksi yakni Pfizer/BioNTech dan yang lain adalah AstraZeneca/Universitas Oxford.

Kepada Guardian, sejumlah rumah sakit mengaku akan menerima dosis pertama vaksin pada 7 Desember 2020, jika sudah ada persetujuan.

Seperti diketahui, Inggris telah memesan 40 juta dosis vaksin Pfizer dan 100 juta dosis AstraZeneca.

Pemerintah memprioritaskan para pekerja medis dan penghuni panti jompo yang pertama divaksinasi.

Baca: Prosedur Bikin Baru atau Perpanjang SIM di Luar Daerah Domisili, Cukup Bawa Persyaratan Ini

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson saat mengunjungi sekolah Castle Rock di Coalville, England tengah, pada 26 Agustus 2020. Boris Johnson akan meluncurkan kampanye yang mendorong warga Inggris kembali bekerja di kantor.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson saat mengunjungi sekolah Castle Rock di Coalville, England tengah, pada 26 Agustus 2020. Boris Johnson akan meluncurkan kampanye yang mendorong warga Inggris kembali bekerja di kantor. (JACK HILL / POOL / AFP)

Baca: Presiden Jokowi Tetapkan 9 Desember 2020 jadi Hari Libur Nasional untuk Pilkada Serentak

Selanjutnya para orang tua dan mereka yang berusia di atas 80 tahun, sebagaimana dilansir Associated Press, Sabtu (28/11/2020).

Diwartakan sebelumnya, kabar virus corona di Inggris tidak hanya soal vaksin.

Kebijakan pemerintah Inggris mendapat pertentangan dari anggota parlemen setempat

Pertentangan gagasan ihwal kebijakan Covid-19 di Inggris Raya terjadi antara PM Boris Johnson dan anggota parlemen dari Partai Konservatif.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Kuah Sie Itek

    Kuah Sie Itek merupakan makanan khas Aceh yang
  • Bagas Maulana

    Bagas Maulana merupakan atlet bulu tangkis asal Indonesia
  • Angie Marcheria

    Angie Marcheria seleb TikTok dan brand ambassador Bigetron
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved