Dua Satpam di Padang Divonis Bersalah karena Kasus Pembunuhan, Padahal Membela Diri saat Bertugas

2 satpam yang bertugas di Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang divonis bersalah setelah membela diri dari seorang pria karena telah menusukkan pisau.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-sebilah-pisau-3.jpg
Unsplash - IGOR FIGUEREDO @ibispo
FOTO: Ilustrasi Sebilah Pisau


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dua satpam di Padang bernama Eko Sulistiyo dan Effendi Putra harus menelan nasib pahit.

Pasalnya, keduanya dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Kelas I A Padang saat sedang bertugas.

Kedua satpam tersebut mulanya bekerja menjaga aset negara di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatera Barat.

Mereka pun melakukan perlawanan saat seorang pria tak dikenal masuk ke area pelabuhan tanpa izin.

Spontan, saat korban mengeluarkan senjata tajam, Effendi dan Eko pun melakukan perlawanan.

Namun dalam sidang yang digelar pada Selasa (20/10/2020) itu, kedua terdakwa divonis hukuman penjara karena dianggap telah menghilangkan nyawa seseorang.

"Memutuskan terdakwa Eko Sulistiyono divonis 1 tahun 6 bulan pidana penjara dan Effendi Putra divonis 4 tahun 6 bulan pidana penjara," kata Majelis Hakim Leba Max Nandoko.

"Menolak pembelaan dari penasehat hukum terdakwa, hal yang memberatkan terdakwa menghilangkan nyawa korban, sementara hal yang meringankan terdakwa saat kejadian sedang bertugas dan memiliki anak dan istri serta korban masuk ke wilayah terlarang," tambahnya.

Baca: Lindungi Diri Saat Diserang Pencuri, 2 Satpam Divonis Penjara, Istri: Dia Jaga Aset Negara Saat Itu

Baca: Viral Video Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Ternyata Dalangnya Seorang ASN

Penasihat hukum ajukan banding

Menanggapi putusan hakim tersebut, Penasehat Hukum kedua terdakwa, Julaiddin memutuskan untuk melakukan banding.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved