Klinik Aborsi Raup Untung Sampai Rp10 Miliar, Bunuh Janin dan Masukkan Mayatnya dalam Septic Tank

Klinik aborsi ilegal di Jalan Percetakan Negara III, Jakarta Pusat, digerebek polisi. Masukan janin ke septic tank dan raup untung hingga Rp10 miliar


zoom-inlihat foto
konferensi-pers-pengungkapan-kasus-praktik-aborsi-ilegal.jpg
TribuTribunJakarta.com/Annas Furqon
Konferensi pers pengungkapan kasus praktik aborsi ilegal di Polda Metro Jaya, Selasa (18/8/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM  - Pihak kepolisian menggerebek sebuah klinik aborsi ilegal yang telah beroprasi dari tahun 2017.

Menurut informasi, klinik tersebut telah membunuh janin tak bersalah sampai 32.760 janin.

Klinik aborsi ilegal ini berada di kawasan Jalan Percetakan Negara III, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/9/2020), mengatakan jumlah tersebut masih didalami.

"Kalau dihitung dari 2017, ada 32.760 janin yang sudah digugurkan. Ini yang sudah kita hitung, masih kita dalami lagi," kata Yusri.

Yusri mengatakan, klinik aborsi itu buka praktik setiap hari Senin-Sabtu pukul 07.00-13.00 WIB.

Bahkan dalam satu hari bisa mendapat 5 hingga 6 orang.

Baca: Terbongkar Klinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat, Total Setahun 2.638 Orang Gugurkan Kandungan

Baca: Polisi Bongkar Klinik Aborsi Ilegal, Sudah Layani 2.638 Pasien, Berawal Saat Usut Kasus Pembunuhan

Ada 10 orang yang menjadi tersangka dalam aksi penggerebekan tersebut.

Ini bermula dari adanya laporan masyarakat terkait adanya dugaan praktik di dalam suatu klinik yang berbentuk rumah yang menjadi klinik aborsi ilegal.

Menindak hal tersebut, polisi lantas melakukan penggeledahan di klinik tersebut.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved