Klinik Aborsi Raup Untung Sampai Rp10 Miliar, Bunuh Janin dan Masukkan Mayatnya dalam Septic Tank

Klinik aborsi ilegal di Jalan Percetakan Negara III, Jakarta Pusat, digerebek polisi. Masukan janin ke septic tank dan raup untung hingga Rp10 miliar


zoom-inlihat foto
konferensi-pers-pengungkapan-kasus-praktik-aborsi-ilegal.jpg
TribuTribunJakarta.com/Annas Furqon
Konferensi pers pengungkapan kasus praktik aborsi ilegal di Polda Metro Jaya, Selasa (18/8/2020).


"Bagaimana cara mereka menarik pasien? Itu melalui website. Ada 1 website, website itu adalah klinikaborsiresmi.com. Nanti kita koordinasi dengan Kominfo, juga nanti dengan cyber untuk bisa patroli lagi. Karena ini sangat terbuka sekali di website tersebut," jelas Yusri.

Setelah itu, pihak klinik akan menghubungi pasien untuk datang ke klinik untuk melakukan aborsi usai membuat janji sebelumnya.

"Caranya akan diperiksa dulu pasien yang akan aborsi untuk memastikan berapa umur janinnya, seperti apa tindakan yang dilakukan dokter ini, ini akan dilakukan pemeriksaan awal. Kalau memang bisa diaborsi, akan dilakukan tindakan diaborsi," imbuh Yusri.

Yusri juga menambahkan, klinik aborsi itu diduga sudah beroperasi sejak 2017 silam.

Jumlah pasien yang sudah menggugurkan di klinik tersebut ada ribuan.

"Tahun 2002-2004, juga pernah buka klinik tersebut dan sempat tutup. Di tahun 2017 dia buka lagi sampai sekarang ini," tutup Yusri.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, SERAMBINEWS)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Buka Praktik Sejak 2017 Klinik Aborsi Untung Rp 10 Miliar, Sudah 32.760 Janin Dibuang ke Kloset





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved