Beda dari Susi Pudjiastuti, Menteri Edhy Prabowo Pilih Hibahkan Kapal Asing ke Lembaga Pendidikan

Edhy mengatakan hal ini dilakukan karena banyak kampus perikanan yang tidak memiliki kapal yang cukup untuk praktik.


zoom-inlihat foto
edhy-prabowo-benur-ekspor-benih-lobster-bibit-lobster.jpg
Kolase Kompas/ADE MIRANTI KARUNIA SARI, Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memutuskan tidak mengikuti jejak Susi Pudjiastuti. Edhy memilih menghibahkan kapal asing yang tertangkap kepada lembaga pendidikan. Foto: Edhy Prabowo saat ditemui seusai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Kamis (12/12/2019).


Edhy mengatakan hal ini dilakukan karena banyak kampus perikanan yang tidak memiliki kapal yang cukup untuk praktik.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketika masih menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti terkenal dengan kebijakan penenggelaman kapal asing yang tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia.

Namun, penerus Susi, yakni Edhy Prabowo memilih tidak meneruskan kebijakan pemilik Susi Air itu.

Sebagai gantinya, kata Edhy Prabowo, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menghibahkan kapal ikan asing yang tertangkap kepada lembaga pendidikan.

Edhy mengatakan hal ini dilakukan mengingat banyak kampus perikanan yang tidak memiliki kapal yang cukup untuk praktik.

Bahkan, koperasi juga berpeluang memanfaatkan tersebut.

"Banyak kampus yang tidak punya (kapal), saya prioritaskan untuk kampus KKP sendiri," ujar Edhy dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7).

Edhy menambahkan pihaknya akan memasang alat khusus di kapal sitaan tersebut untuk memastikan kapal tersebut tidak akan dijual.

Tak hanya itu, pengawasan pun akan dilakukan agar kapal yang sudah dihibahkan, tidak mudah dipindahtangankan.

Baca: Meski Bukan Menteri, Para Nelayan Tetap Mengadu ke Susi Saat Ada Kapal Cantrang di Natuna

Baca: Aturan Era Susi yang Dihapus Edhy Prabowo, dari Penenggelaman hingga Larangan Ekspor Benih Lobster

Edhy Prabowo 6
Edhy Prabowo saat menyambangi Redaksi Kompas Grup di, Menara Kompas, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Saat ini, KKP terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan serta Kejaksaan Agung guna menyusun mekanisme penyerahan eks kapal asing.

Khusus untuk kampus, tidak akan ada dana yang diminta dalam proses hibah tersebut. Sementara bagi koperasi, akan ada mekanismenya untuk mencegah penyalahgunaan di kemudian hari.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Covid-19 dan Epidemiolog

    Epidemilog kini mendadak dikenal masyarakat di tengah Covid-19.
  • Adele Jadi Sorotan di SNL,

    Adele masih berhasil membawakan beberapa lagu terbaiknya dalam
  • Vicy Melanie

    Vicy Melanie adalah model asal Indonesia yang juga
  • Samsung Galaxy M51

    Galaxy M51 dibekali dengan baterai berkapasitas 7.000 mAh
  • Trump Iri ke Putin, Jinping,

    Sifat dan karakter buruk Donald Trump diungkap oleh
© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved