Meski Bukan Menteri, Para Nelayan Tetap Mengadu ke Susi Saat Ada Kapal Cantrang di Natuna

Aliansi Nelayan Natuna mengadukan keberadaan kapal cantrang di perairan Natuna kepada Susi Pudjiastuti yang sebelumnya menjabat Menteri.


zoom-inlihat foto
susi-pudjiastuti-kapal-nelayan.jpg
Kolase Tribunnewswiki.com/TribunJateng
Aliansi Nelayan Natuna mengadukan keberadaan kapal cantrang di perairan Natuna kepada Susi Pudjiastuti yang sebelumnya menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.(Kolase Tribunnewswiki.com/TribunJateng)


Aliansi Nelayan Natuna mengadukan keberadaan kapal cantrang di perairan Natuna kepada Susi Pudjiastuti yang sebelumnya menjabat Menteri.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Aliansi Nelayan Natuna di Kepulauan Riau (Kepri) mengadu ke Susi Pudjiastuti terkait maraknya lagi kapal cantrang.

Para nelayan tersebut mengadu ke Susi, meski dirinya bukan lagi menjabat sebagai menteri.

Mereka menolak kehadiran kapal-kapal cantrang yang saat ini kembali beroperasi di perairan Natuna.

Sebab, kapal-kapal yang berasal dari Pantura ini menangkap ikan menggunakan cantrang yang lokasinya di bawah 12 mil laut.

Aliansi Nelayan Natuna kemudian mengadukan keberadaan kapal cantrang tersebut kepada Susi Pudjiastuti yang sebelumnya menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.

Baca: Susi Pudjiastuti Diminta Tak Urusi Masalah Lobster, Said Didu: Sebagai Rakyat Ga Boleh Berpendapat?

Baca: Aturan Era Susi yang Dihapus Edhy Prabowo, dari Penenggelaman hingga Larangan Ekspor Benih Lobster

Pesan singkat yang dikirim para nelayan kepada Susi menyebar di aplikasi pesan WhatsApp.

Kepada Susi, para nelayan mengadukan nasib mereka yang terdampak kapal-kapal cantrang.

Mereka juga menyampaikan kekhawatiran mengenai terumbu karang yang terancam rusak.

Ketua Aliansi Nelayan Natuna Kepri Herman membenarkan isi pesan dalam WhatsApp tersebut.

Herman mengaku hal ini dilakukan karena pihaknya menolak kehadiran kapal-kapal cantrang yang saat ini mulai marak di perairan Natuna.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved