Update Pasien Virus Corona hingga 7 April 2020 di Seluruh Dunia, Total Tembus 1.340.458 Kasus

Berikut adalah perkembangan terbaru pasien virus corona hingga 7 April 2020 dengan total kasus mencapai 1.340.458


zoom-inlihat foto
social-distancing-di-hanoi-2.jpg
VATSYAYANA / AFP
Foto memperlihatkan penduduk Vietnam yang memakai masker wajah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19, mempraktikkan social distancing ketika mereka menunggu untuk diuji di pusat pengujian cepat sementara dekat rumah sakit Bach Mai di Hanoi pada 31 Maret 2020. Berikut adalah perkembangan terbaru pasien virus corona hingga 7 April 2020.


Berikut adalah perkembangan terbaru pasien virus corona hingga 7 April 2020 dengan total kasus mencapai 1.340.458

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perkembangan terbaru pasien virus corona di seluruh dunia hingga 7 April 2020, total mencapai 1.340.458 kasus.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia mencapai 74.451 orang.

Kabar terbaru ini sejalan dengan meningkatnya angka jumlah pasien sembuh yang mencapai 278.164 orang.

Laporan data yang Tribunnewswiki.com kutip dari John Hopkins University, Selasa (7/4/2020) dini hari, juga menyebut virus corona telah menyebar ke 209 negara di dunia.

Baca: Beban Ekonomi Negara Meningkat karena Corona, Jokowi Kaji Ulang Pemberian Gaji ke-13 dan THR ASN?

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona (Kompas)

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Mengancam Pekerja di Himalaya

Sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona / Covid-19, pemerintah Nepal menutup sejumlah spot wisata, satu di antaranya adalah sejumlah desa-desa di pegunungan Himalaya, desa terakhir menuju Gunung Everest.

Sebuah kota di Himalaya, tepatnya di Khumjung resmi ditutup untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Khumjung, sebuah kota perbukitan di Himalaya yang seharusnya ramai menjelang masuknya musim pendakian Gunung Everest, gunung tertinggi di dunia, tutup mengikuti kebijakan negara Nepal yang menutup sejumlah spot wisata.

Tutupnya kota Khumjung ini mengancam mata pencaharian warga lokal sekitar yang dikenal dengan nama Sherpa / orang-orang Sherpa.

Baca: Pemerintah Nepal Tutup Jalur Pendakian Gunung Everest, Mata Pencaharian Warga Lokal Terancam

Sebuah pemandangan menunjukkan sepinya jalan dengan toko-toko dan restoran yang tertutup selama lockdown yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap coronavirus COVID-19, di Lukla gerbang utama ke wilayah Everest, sekitar 140 km timur laut Kathmandu pada 28 Maret , 2020.
Sebuah pemandangan menunjukkan sepinya jalan dengan toko-toko dan restoran yang tertutup selama lockdown yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap coronavirus COVID-19, di Lukla gerbang utama ke wilayah Everest, sekitar 140 km timur laut Kathmandu pada 28 Maret , 2020. (PRAKASH MATHEMA / AFP)

Belum Ada Kasus





Halaman
1234
Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved