Hari Ini dalam Sejarah: 24 Desember 1851 – Kebakaran di US Library of Congress, 35 Ribu Buku Hangus

US Library of Congress terbakar pada 24 Desember 1851 dan menghancurkan 35 ribu buku


zoom-inlihat foto
ruang-baca-us-library-of-congress.jpg
Loc.gov
Ruang baca US Library of Congress

US Library of Congress terbakar pada 24 Desember 1851 dan menghancurkan 35 ribu buku




  • Informasi awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COMUS Library of Congress atau Perpustakaan Kongres Amerika Serikat terbakar pada 24 Desember 1851.

Sekitar 2/3 atau 35.000 koleksi US Library of Congress hangus dalam peristiwa kebakaran ini.

Kebakaran di US Library of Congress pada 1851 adalah peristiwa kebakaran terbesar dalam sejarah perpustakan tersebut.

Selain itu, kebakaran di US Library of Congress juga turut menghancurkan koleksi buku Presiden Thomas Jefferson yang dijual dan berada ke perpustakaan itu.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 23 Desember 1790 - Kelahiran Jean-Francois Champollion, Ahli Hieroglif Mesir

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 22 Desember 856 - Gempa Bumi Damghan, Tewaskan 200 Ribu Orang

US Library of Congress pada 1891
US Library of Congress pada 1891 (Commons.wikimedia.org)

  • Sejarah pendirian US Library of Congress #


Ide pendirian perpustakaan kongres datang dari negarawan Amerika bernama James Madison pada 1783.

Library of Congress akhirnya didirikan pada 24 April 1800 setelah President John Adams menandatangani undang-undang pemindahan ibu kota dari Philadelphia ke Washington.

Undang-undang tersebut juga menyediakan dana $5.000 untuk pembelian buku yang mungkin diperlukan Kongress.

Buku-buku tersebut didatangkan dari London dan berjumlah 740 buah.

Presiden Thomas Jefferson memainkan peran penting dalam pendirian struktur Library of Congress.

Pada 1802, dia menandatangi rancangan undang-undang yang mengizinkan presiden menunjuk pustakawan Library of Congres dan mendirikan Join Committee untuk mengatur dan mengawasinya.[2]

Pada tahun yang sama, katalog pertama US Library mendaftar 964 volume buku dan sembilan peta.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 17 Desember 1905 – Kelahiran Simo Hayha, Sniper Paling Mematikan di Dunia

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 14 Desember 1287 – Banjir St. Lucia Menerjang Belanda, Tewaskan 50.000 Orang

US Library of Congress pada 1902
US Library of Congress pada 1902 (Commons.wikimedia.org)

  • Kebakaran pada 1814 dan penggantian koleksi #


Pada Agustus 1814, ketika Perang 1812 berlangsung, Inggris membakar Gedung Capitol dan menghancurkan 3.000 koleksi perpustakaan tersebut.

Beberapa koleksi yang selamat adalah catatan penerimaan dan pengeluaran pemerintah pada 1810.

Thomas Jefferson kemudian menawarkan menjual perpustakaan pribadinya sebagai penggantian buku.

Kongres menerimanya dan membelinya seharga $23.950 untuk buku sebanyak 6.487.

Buku-buku tersebut dikumpulkan Jefferson selama 50 tahun dan terdiri dari banyak subjek seperti filsafat, sejarah, hukum, agama arsitektur, travel, ilmu alam, matematika, studi klasik Yunani dan Roma, penemuan modern, balon udara panas, musik, kapal selam, pertanian, meteorologi dan lain-lain.

Koleksi Jefferson termasuk unik karena merupakan karya-karya para sarjana, bukan para aristokrat.

Hal ini membuat Library of Congress berubah dari perpustakaan yang awalnya memiliki koleksi khusus menjadi perpustakaan dengan koleksi umum di berbagai bidang.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah-13 Desember 1758: Kapal Duke William Tenggelam, Tewaskan Lebih dari 360 Orang

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 11 Desember 1241 – Ogodei Khan Meninggal, Mengirim Balik Mongol ke Stepa Asia

Mural di ruang baca US Library of Congress
Mural di ruang baca US Library of Congress (Loc.gov)

  • Kebakaran 24 Desember 1851 #


Pada malam Natal, 24 Desember 1851, api membakar US Library of Congress.

Sekitar 35.000 volume buku hancur, termasuk 2/3 koleksi Thomas Jefferson.

Setahun kemudian, Kongres menyatakan bahwa dibutuhkan $168.700 untuk mengembalikan ruang perpustakaan dan mengganti buku-buku yang rusak.

Setelah kebakaran besar ini Thomas Walter, arsitek gedung Capitol, menawarkan rencana perluasan ruang perpustakaan menggunakan material tahan api.

Ruang perpustakaan selesai diperbaiki dan dibuka pada 23 Agustus 1853.

Media kemudian menyebutnya sebagai “ruang besi terbesar di dunia” dan dikelilingi oleh galeri-galeri.

Sebulan sebelum dibuka kembali, Presiden Franklin Pierce memperlihatkan perpustakaan baru ini pada ilmuwan Inggris Sir Charles Lyell.

Lyell menyebutnya sebagai “ruang paling indah di dunia.”[5]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 11 Desember 1946 : UNICEF Didirikan

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 9 Desember 1965 – Insiden UFO Kecksburg, Bola Api Terlihat di Langit Amerika



Peristiwa Kebakaran di US Library of Congress
Waktu Kejadian 24 Desember 1851
   


ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved