TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sidang Tahunan MPR 2019, Presiden Jokowi menyampaikan pidatonya, pada Jumat (16/8/2019) pagi.
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengatakan dewan yang hadir dalam Sidang Tahunan MPR 2019 lebih dari 50%, yaitu 473 danggota dari 692.
Hal tersebut disampaikan oleh Zulkifli Hasan saat membuka pidatonya di Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).
"Sesuai catatan daftar hadir, sampai saat ini 473 anggota dari 692 anggota MPR dan telah menandatangani daftar hadir," kata Zulhas di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).
"Dengan demikian, rapat telah memenuhi syarat untuk dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum," sambung Zulkifli sembari mengetuk palu sidang.
Baca: 13 Tahun Menjadi Asistent Raffi Ahmad, Ini Penampakan Rumah Merry di Kampung Halamannya
Baca: Jumat (16/8/2019) Pagi, Gunung Karangetang Kembali Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat
Baca: 17 AGUSTUS - Muntah saat Latihan, M Asraf, Paskibraka di Istana, Anak Yatim yang Pakai Sepatu Sobek
Sidang Tahunan MPR di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta, disusul pidato Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan.
Setelah pidatonya tersebut, Zulkifli Hasan mempersilahkan Presiden Joko Widodo berpidato.
Presiden Jokowi membacakan pidatonya dalam Sidang Tahunan MPR RI 2019.
Berikut adalah 15 poin dari pidato Presiden RI dalam Sidang Tahunan MPR RI yang telah Tribunnewswiki.com rangkum.
1 .Saya ingin menghadirkan kembali semangat yang menyala di hati para pejuang kemerdekaan 74 tahun yang lalu.
Bahwa Indonesia, rumah besar kita bersama, hanya mungkin terwujud jika kita mau bersatu.
2. Kita berada di era ketika dunia berubah dengan sangat cepat, tetapi kita tidak boleh kehilangan bintang penjuru.
Kita harus berani menerima era keterbukaan sejagad. Akan tetapi, kita tidak boleh kehilangan persatuan dan persaudaraan.
Baca: LENGKAP Nama-nama 68 Paskibraka dari 34 Provinsi, Bertugas di Istana Presiden pada 17 Agustus 2019
Baca: Sidang Tahunan MPR Digelar Hari Ini, Presiden Jokowi Akan Pidato Tiga Kali, Sandiaga Uno Hadir
Baca: Jokowi Pilih Menteri di Bawah Usia 30: 10 Profil Lengkap Millennial yang Masuk Bursa Kabinet Jokowi
3. Kita masuk dalam era kompetisi antar negara yang semakin sengit.
Akan tetapi, kita tidak boleh berhenti berkreasi dan berinovasi
4. Check and balances antar lembaga negara sangat penting, tetapi harus berada dalam bingkai yang sama, satu visi besar Indonesia Maju.
Saya yakin dalam bingkai visi yang sama, kita makin kuat, kita makin solid, dan menjadi pemenang dalam kompetisi global.
5. Kita butuh karya-karya nyata agar Lembaga-Lembaga Negara menjadi institusi yang kuat dan berwibawa.
6. Kita butuh terobosan-terobosan baru untuk menjawab harapan rakyat yang makin meningkat.
Ego lembaga harus diruntuhkan, sehingga karya-karya baru dapat diciptakan bersama-sama.
Baca: Ahok Blak-blakan di Kupang: Ungkap Sifat Istri, Nama Aslinya di Akta, hingga Jadi Menteri Jokowi
Baca: Soal Kabinet Baru 2019-2024, Jokowi Beri Sejumlah Bocoran : Ada Kementerian Baru
Baca: Demokrat Merapat ke Jokowi, Pengamat Nilai Koalisi Khawatir Jalan AHY Makin Mulus di 2024