Jumat (16/8/2019) Pagi, Gunung Karangetang Kembali Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Gunung Karangetang yang terletak di Sulawesi Utara mengeluarkan lava pada Jumat (16/8/2019) pagi.


zoom-inlihat foto
gunung-karangetang-lava.jpg
dok. PVMBG
Lava keluar dari kawah Gunung Karangetang(dok. PVMBG)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Gunung Karangetang yang terletak di Sulawesi Utara mengeluarkan lava pada Jumat (16/8/2019) pagi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, meluncurkan guguran lava dengan jarak luncur sejauh 1.000 sampai 1.500 meter pada Jumat (16/8/2019).

Dikutip dari Kompas.com, lelehan lava tersebut mengarah ke Sungai Sense, dan juga meluncur ke Sungai Nanitu dan Pangi lehih kurang 1.000 meter.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Karangetang mengamati Jumat ini pukul 00.00-06.00 WITA, Gunung Karangetang juga muncul sinar api setinggi kurang lebih 25 meter.

Baca: 17 AGUSTUS - Muntah saat Latihan, M Asraf, Paskibraka di Istana, Anak Yatim yang Pakai Sepatu Sobek

Baca: Sempat Hadiri Pemakaman, Pelaku Pembunuhan di Tegal Tak Tunjukkan Rasa Bersalah

Baca: LENGKAP Nama-nama 68 Paskibraka dari 34 Provinsi, Bertugas di Istana Presiden pada 17 Agustus 2019

gunung karangetang lava
Lava keluar dari kawah Gunung Karangetang(dok. PVMBG)

Sekain itu juga terdapat asap yang keluar dari dua kawan Gunung Karangetang.

Asap tersebut bertekanan lemah berwarna putih dengan intensitas sedang dan setinggi 150 meter di atas puncak kawah utama.

Sedangkan dari kawah dua muncul juga asap putih tipis dengan tinggi berkisar 50 meter.

Tingkat aktivitas Gunung Karangetang masih berada pada level III atau Siaga.

Karena hal tersebut petugas Pos Pengamatan Gunung Api Karangetan, Didi Wahyudi P Bima mengimbau warga dan wisatawan agar tidak mendekat.

Didi juga menmbahkan untuk tidak melakukan pendakian serta melakukan aktivitas di dalam zona prakiraan bahaya dalam radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua dan kawah utama.

Baca: Sidang Tahunan MPR Digelar Hari Ini, Presiden Jokowi Akan Pidato Tiga Kali, Sandiaga Uno Hadir

Baca: Insiden Polisi Terbakar di Demo Cianjur, Diduga Disiram Bensin, Ada 4 Korban, 15 Mahasiswa Diamankan

Baca: Setelah Enam Tahun Tayang The Comment NET TV Beneran Pamit

gunung karangetang 2
Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 150 hingga 200 meter di atas puncak kawah, Senin (13/5/2019) pagi.

Serta area perluasan sektoral dari kawah dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 kilometer, yaitu mencakup wilayah yang berada di antara Sungai Batuare dan Sungai Saboang.

Warga di sekitar Gunung Karangetan dianjurkan untuk menyiapkan masker untuk mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran prtnapasan jika terjadi hujan abu.

"Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai," imbaunya.

Baca: Fakta Terbaru Kasus Remaja Ditemukan Tinggal Tulang di Tegal, Motif Asmara dan Pelaku Tak Menyesal

Baca: 5 Zodiak yang Ingin Punya Pacar tapi Tak Mau Berusaha Lebih, Virgo Sulit Menjalani Proses Pendekatan

Baca: Puncak Gunung Batukaru Terbakar, Warga Bergantian Memadamkan Api

gunung karangetang 4
Guguran lava Gunung Karangetang kini menutup jalan dari Kampung Kawahang menuju Batubulan di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara.

Erupsi Gunung Karangetang

Sebelumnya Gunung Karangetang mengalami erupsi pada Kamis, (2/2/2019).

Dikutip dari Tribunnews.com, pasca erupsi tersebut material yang dikeluarkan dari dalam Gunung Karangetang menutupi jalan, sehingga mengisolir kampung Batubulan.

Terkait hal tersebut Badan Nasional Penanggulangan Bencara (BNPB) mengatakan jika panas material yang keluar mencapai suhu 1200 Derajat Celcius.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan jika tingkat aktivitas Level III (SIAGA).

Melihat dari rekaman Seismograf tanggal 7 Februari 2019 Gunung Karangetang tercatat mengalami 37 kali gempa guguran, 53 kali gempa Hembusan, dan 8 kali gempa Hybrid.

Gunung Karangetang juga alami 9 kali gempa Tektonik Jauh (1 kali diantaranya merupakan gempa terasa pada skala III MMI), tremor menerus dengan amplitudo 0,25 - 1 mm, dominan 0,25 mm.

Baca: Gunung Slamet Waspada, Jalur Pendakian Ditutup Hingga DPBD Himbau Warga Tetap Tenang

Baca: Gunung Ciremai

Baca: Waspada Erupsi Gunung Berapi, Ini Langkah yang Harus Kamu Ketahui Saat Terjadi Letusan

gunung karangetang 3
Petugas mengambil gambar guguran lava dari erupsi Gunung Karangetang yang bergerak melalui kali Batuare dan Malebuhe, di Kepulauan Siau Sulawesi Utara, Selasa (5/2/2019). Guguran lava tersebut telah menutup jalan yang merupakan akses dari desa Kawahang ke Batubulan kecamatan Siau Barat Utara. TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)

Jangan lupa subscribe Youtube channel TRIBUNNEWSWIKI di TribunnewsWIKI Official





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Teman Tegar Maira:

    Teman Tegar Maira: Whisper form Papua adalah sebuah
  • Film - My Blackberry Girlfriend

    My Blackberry Girlfriend adalah sebuah film drama komedi
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved