Selain pengeringan, ada juga teknik penggaraman agar daging awet meski tak dimasukkan ke kulkas.
Pertama, potong daging menjadi beberapa bagian.
Lalu, taburi garam pada setiap sisinya.
Selanjutnya, siapkan wadah bersih dan masukkan daging ke dalam wadah lalu tutup rapat-rapat.
Kalian juga dapat menambahkan gula merah atau madu untuk menambah rasa.
Mineral yang terkandung dalam garam bisa membuat daging lebih awet hingga berpekan-pekan lamanya.
Garam berfungsi sebagai antimikroba.
Baca: 10 Makanan Alternatif Pengganti Daging Sapi dan Kambing Kurban yang Tinggi Protein
4. Pengalengan
Caranya, potong daging hingga berukuran kecil.
Lalu, masukkan ke dalam toples dan tambahkan 1 sendok teh garam.
Simpan daging dalam suhu ruangan. Kini, Anda punya persediaan daging hingga setahun ke depan.
Daging yang dimasukkan ke dalam kaleng juga mampu disimpan pada suhu ruangan selama bertahun-tahun.
Pengalengsan pada dasarnya mensterilkan makanan dalam wadah.
Serta disegel supaya terhindar dari kontaminasi. Secara tradisional, kaleng disterilkan dalam air.
Tetapi, hal tersebut dianggap tidak aman untuk daging.
5. Pengasapan
Cara ini cocok untuk menyimpan daging bagian yang berlemak.
Pertama, lumuri daging dengan garam, lalu asapi daging hingga air dan kelembaban pada daging hilang alias mengering.
Kemudian simpan daging yang sudah diasapi di tempat dingin dan kering.
Mengawetkan daging dengan cara diasap bisa membuat daging bertahan hingga 6 bulan tergantung suhu dan lingkungan.