Pantas Devara Putri Prananda Pembunuh Indriana Dewi Bisa Daftar Jadi Caleg DPR RI, Terkuak Uangnya

Pantas Devara Putri Prananda (24), otak dari pembunuhan wanita muda bernama Indriana Dewi Eka Saputri (25), bisa mendaftar jadi caleg DPR RI.


zoom-inlihat foto
Tampang-dan-foto-Devara-Putri-Prananda-Caleg-DPR-RI-dari-Partai-Garuda.jpg
Kolase TribunnewsWiki/Istimewa
Tampang dan foto Devara Putri Prananda, Caleg DPR RI dari Partai Garuda


Kendati begitu, Partai Garuda menyatakan kasus hukum menjerat pembunuhan Devara yang kini ditangani Polda Jawa Barat merupakan akibat tindakan pribadi yang tidak terkait dengan partai.

Sementara perihal sosok Devara secara pribadi, Yohanna menuturkan secara pribadi tidak mengetahui karena tak mengenal langsung selama tersangka aktif sebagai kader.

Partai Garuda juga berharap kasus pembunuhan yang dilakukan Devara tersebut tidak dikaitkan dengan partai dan menyampaikan belasungkawa atas kejadian menimpa Indriana.

"Karena itu urusan pribadi, bukan masalah partai. Namun kami tetap berempati perihal kasus tersebut. Semoga masalahnya cepat terselesaikan," ujar Yohanna.

Baca: Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Devara Putri Prananda Otak Pembunuhan Indriana, Disebut Caleg DPR

Sumber uang Devara Putri

Terjawab pula sumber uang Devara Putri untuk menyewa pembunuh untuk menghabisi nyawa Indriana Dewi.

Ia menjanjikan uang Rp 50 juta pada pembunuh bayaran bila berhasil menghilangkan nyawa Indriana Dewi Eka Saputri (24), warga Cipinang, Jakarta Timur.

Sampai kemudian, Indriana dibunuh dalam mobil di Bukit Pelangi, Kabupaten Bogor pada 20 Februari 2024.

Jasad wanita tersebut ditemukan di Jalan Raya Banjar-Cimaragas, Ciamis, Kota Banjar pada Minggu 25 Februari 2024.

Kasus pembunuhan wanita muda ini berawal dari keinginan Didot Alfiansyah warga Tebet, Jakarta Selatan.

Didot ingin kembali berpacaran dengan Devara Putri Prananda.

Padahal sebelumnya Didot juga merupakan pacar dari Indriana Dewi Eka Saputri.

Baca: Sosok Indriana Dewi, Wanita Muda Dibunuh Pacarnya di Bogor, Terungkap Pekerjaannya: Punya Rolex-LV

"Didot ingin kembali kepada dia (Devara). Salah satu tidak boleh ada di muka bumi, artinya harus dihilangkan," jelas Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Surawan.

Devara memberi kesempatan, bila Didot Alfiansyah tidak berani ia boleh mencari orang yang mau.

Sampai akhirnya Didot membujuk Muhammad Reza Swastika, warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Awalnya menolak. MR sendiri sedang terlilit hutang sehingga dia menyanggupi membunuh korban, awalnya imbalanya Rp 50 juta," kata Kombes Surawan.

Devara dan Didot menjanjikan membayar pembunuh tersebut dengan imbalan Rp 50 juta.

Rupanya Devara Putri membayar Reza bukan menggunakan uang kampanye caleg DPR RI.

Devara dan Didot baru membayar Reza menggunakan uang Rp 15 juta dan satu unit handphone senilai Rp 8 juta.

"Jadi sekitar Rp 23 juta yang baru diberikan para pelaku," kata Kombes Surawan.

Baca: Polisi Resmi Tetapkan 12 Orang Tersangka Kasus Bully di SMA Binus, Begini Nasib Anak Vincent Rompies





Halaman
123
Penulis: Rakli Almughni
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Sekawan Limo 2:

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih adalah sebuah film
  • Film - Orpa (2022)

    Orpa adalah sebuah film drama yang disutradarai oleh
  • Film - Eksil

    Eksil adalah sebuah film dokumenter karya Lola Amaria.
  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved