Regional

Satpam Masjid Sheikh Zayed Dipecat Karena Terima Uang Tip, Kini Jadi Polemik

Satpam Masjid Sheikh Zayed dipecat secara sepihak oleh perusahaan outsourcing lantaran menerima uang tip dari pengunjung.


zoom-inlihat foto
212-SATPAM.jpg
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Suasana mogok kerja memprotes pemecatan salah satu karyawan outsourcing Masjid Raya Sheikh Zayed. Pengurus masjid akan memediasi antara karyawan dengan perusahaan outsorcing terkait polemik satpam dipecat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemecatan satpam Masjid Sheikh Zayed Solo, Jawa Tengah, menimbulkan polemik tersendiri.

Sang satpam dipecat secara sepihak oleh perusahaan outsourcing lantaran menerima uang tip dari pengunjung.

Usai satpam berinisial ES dipecat, ratusan karyawan outsourcing Masjid Sheikh Zayed melakukan mogok kerja sebagai bentuk solidaritas sesama karyawan, Sabtu (17/6/2023).

Member Imam Besar Masjid Raya Sheikh Zayed, Anas Farkhani mengatakan larangan menerima uang tip dari pengunjung merupakan aturan baru.

"Dulu hanya melarang meminta. Sekarang melarang meminta dan menerima apa pun," ungkapnya, Minggu (18/6/2023), dikutip dari TribunSolo.com.

Meski uang tip tersebut dikumpulkan karyawan untuk kepentingan sosial, tapi kini penerimaan uang tip sudah dilarang.

"Kami juga tahu bahwa menerima tip untuk kepentingan sosial mereka. Bukan untuk hal-hal yang lain," lanjutnya.

Anas Farkhani menjelaskan tindakan satpam ES sudah menyalahi aturan, namun penindakannya harus secara transparan.

Dalam hal ini PT Arsa yang memiliki wewenang diminta untuk bersikap adil dan tidak melakukan pemecatan secara sepihak.

Baca: Anaknya Dijanjikan Masuk Polri, Tukang Bubur Kena Tipu Oknum Polisi dan PNS hingga Rugi Rp310 Juta

"Prinsipnya transparan dan keadilan. Tidak boleh tidak transparan, kemudian dipecat."

"Menyalahi aturan yang mana. Tolong dari PT Arsa silakan menjelaskan," tuturnya.

Ia akan menjadi penengah antara para karyawan dan PT Arsa terkait jenis sanksi yang diberikan.

"Prinsipnya kami dari pengurus masjid memediasi suara dari teman-teman yang bekerja di bawah Arsa."

"Terutama masalah temannya yang diberhentikan karena menerima tips," tegasnya.

Menurutnya PT Arsa harus mendengarkan suara karyawan dan menindaklanjuti aspirasi yang mereka sampaikan.

"Kami memediasi bahwa itu dianggap tidak adil kami mendengarkan. Kami akan proses kebijakan PT Arsa seperti apa," jelas dia.

Baca: Viral Video Wanita ABG Rambut Pirang Aniaya Teman di Pontianak, Ternyata Gegara Cemburu

Pengakuan Satpam ES

ES mengaku ada orang yang merekamnya mendapat uang tip dari jamaah dan melaporkan ke manajemen.

"Pimpinan dapat video dari seseorang. Ini gimana satpam dapat tip. Setelah dapat video hari itu juga saya dikeluarkan," paparnya, Sabtu (17/6/2023), dikutip dari TribunSolo.com.

Uang tip yang diterima ES hanya Rp 5 ribu, tapi ia harus mengalami pemecatan.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved