Kuasa Hukum Ungkap Bukti Baru: Foto Dapat Saat Polisi Lengah, Saksi Langsung Buka Baju Brigadir J

Kuasa hukum pihak Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat ungkapkan bukti baru tentang foto-foto luka yang ada di tubuh korban


zoom-inlihat foto
Keluarga-mengaku-menemukan-sejumlah-luka-sgadir-J.jpg
Istimewa
Keluarga mengaku menemukan sejumlah luka selain luka tembak di jasad Brigadir J.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kuasa hukum keluarga Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjutak, mengungkapkan bukti baru berupa foto kondisi Brigadir J.

Foto-foto yang menjadi barang bukti tersebut diketahui diabadikan setelah proses autopsi korban.

Hal tersebut dikonfirmasi Kompas pada kuasa Hukum Keluarga Brigadir J lain, Johnson Pandjaitan.

Kamarudin mengatakan, foto tersebut diambil saat polisi lengah oleh saksi-saksi pemberani.

“Barang bukti berikutnya itu adalah berupa foto, jadi foto ini, ketika polisi lengah dengan alasan mau apa namanya itu menambah formalin maka tiba-tiba para-wanita, saksi-saksi yang pemberani mereka langsung buru-buru membuka bajunya, kemudian memfoto dan memvideokan,” ujar Kamarudin, dikutip dari Kompas.com.

Kamarrudin Simanjutak juga mengungkapkan adanya luka di tubuh Brigadir J akibat benda tajam hingga peluru hingga peluru.

Dia menunjukkan print foto kepada media.

“Ditemukanlah ada beberapa sayatan, kemudian ada beberapa luka tembak, kemudian ada beberapa luka memar, kemudian ada pergeseran rahang kemudian ada luka di bahu, ada luka sayatan di kaki, ada luka di telinga,”

“Kemudian ada luka sayatan di belakang, kemudian ada luka di jari-jari kemudian ada membiru diperut kanan kiri atau di tulang rusuk dan kemudian ada luka menganga di bahu.” terang Kamarudin.

Ia juga menjelaskan adanya luka peluru di dada sebelah kanan jenazah korban.

Baca: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Copot Irjen Ferdy Sambo dari Jabatan Agar Penyidikan Makin Jelas

Baca: Keluarga Brigadir J Minta CCTV Rute Magelang-Jakarta Disita, Polri: Itu Pertimbangan Teknis Penyidik

“Kemudian lagi, ditemukan luka di bawah dagu, di bawahnya itu ada luka dan jahitan. Ada juga ditemukan luka di bawah ketiak, kemudian ada lagi ditemukan luka di belakang telinga kurang lebih satu jengkal, luka sajam (senjata tajam) dan kupingnya ini bengkak di dalam ini,” papar Kamarudin.

“Kemudian ada lagi ditemukan luka di kaki, seperti bekas luka sajam yang sudah dijahit atau bagaimana ini, kemudian ini di diperbesar lagi yang di kaki ini, kemudian ditemukan lagi luka yang sangat menganga dan masih mengeluarkan darah di bagian perut. Kemudian ditemukan lagi luka membiru sama memar di daerah tulang rusuk.” lanjutnya.

Tak hanya itu saja, sebelumnya juga telah diberitakan tentang Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto sudah mengetahui tentang kematian Brigadir J sejak Jumat (8/7/2022).

Bahkan Budhi Herdi Susianto juga dikabarkan mengeluarkan surat visum et repertum untuk Brigadir J.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kuasa Hukum keluarga Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat, Kamarudin Simanjuntak, Senin (18/7/2022).

Kuasa hukum Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat ini menunjukkan surat Kapolres Jakarta Selatan sebagai bukti untuk dugaan pembunuhan berencana.

Tak hanya itu saja namun juga terkait penganiayaan yang dialami Brigadir J.

Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak menunjukkan barang bukti yang disebutnya Surat Kapolres Metro Jakarta Selatan untuk melakukan visum et repertum pada Jumat, 8 Juli 2022
Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak menunjukkan barang bukti yang disebutnya Surat Kapolres Metro Jakarta Selatan untuk melakukan visum et repertum pada Jumat, 8 Juli 2022 (Tangkapan layar YouTube Kompas TV)

“Kemudian barang buktinya adalah surat permohonan visum et repertum dari Kapolres Jakarta Selatan ini dia ya pada tanggal 8 Juli 2022, dimana disitu dijelaskan ditemukan mayat seorang laki-laki pukul 17.00,” papar Kamarudin.

Selain bukti surat visum, Komarudin juga menyebut ada bukti lain.

Bukti tersebut adalah adanya serah terima mayat yang dilakukan oleh Kombes Pol Leonardo Simatupang, dari penyidik utama Propam Polri.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved