Beredar Isu Polisi Bantu Polisi dalam Kasus Brigadir J, Irjen Aryanto Sutadi Beri Bantahan Begini

Isu tak sedap terkait kasus baku tembak antar polisi hingga menewaskan Brigadir J disebut polisi bantu polisi, irjen Aryanto berikan jawaban ini


zoom-inlihat foto
Mantan-Irjen-Pol-Aryanto-S.jpg
Kolase Tribunnews Dan Youtube Polisi Oh Polisi
Mantan Irjen Pol Aryanto Sutadi memberikan pandangan publik soal kinerja polisi di kasus Brigadir J yang disebut polisi pasti lindungi polisi


“Brigadir J itu sopir, jadi melakukan tugas mengamankan, tapi dia sopirlah begitu,” terangnya.

Putri Candrawathi, istri Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo
Putri Candrawathi, istri Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo (via Tribun Medan)

Adapun Bharada E merupakan aide de camp (ADC) atau asisten atau pengawal pribadi Ferdy Sambo.

“Kalau Bharada itu anggota Brimob yang di-BKO ke sana, tugasnya melakukan pengamanan dan pengawal terhadap Kadiv Propam,” ucap dia.

Polri telah mengamankan Bharada E.

“(Bharada E) diamankan, dan tentu sesuai dengan prosedur bila unsur dan buktinya cukup akan diproses lebih lanjut,” kata Ramadhan.

Tindakan Bharada E yang melakukan tembakan kepada Brigadir J merupakan bentuk bela diri.

Menurutnya, tidak ada motif lain yang dilakukan Bharada E, selain untuk membela diri dan membela istri Kadiv Propam Polri.

Baca: SOSOK Putri Ferdy Sambo, Istri Kadiv Propam yang Ngaku Dilecehkan Ajudan hingga Terjadi Baku Tembak

Baca: Ex Kadivkum Polri Tanggapi Senjata yang Digunakan Bharada E: Prajurit Kok Menggunakan Pistol

“Jadi bukannya melakukan perbuatan karena motif lain, motifnya adalah membela diri dan membela ibu (istri Kadiv Propam),” ucap dia.

Lebih lanjut jenazah Brigadir J juga telah dipulangkan ke pihak keluarga di Jambi dan dimakamkan pada Senin (11/7/2022).

Indonesia Police Watch (IPW) menyampaikan bahwa di tubuh jenazah Brigadir J ada luka sayatan di badannya.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menganggap peristiwa ini cukup aneh.

Sugeng juga menyoroti lokasi kejadian perkara di rumah Irjen Ferdy Sambo.

IPW mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta untuk mengusut kasus tersebut.

Kepolisian menyebutkan, sayatan di tubuh jenazah Brigadir J terjadi akibat proyektil.

“Iya, itu sayatan itu akibat amunisi atau proyektil yang ditembakan Bharada E,” kata Ramadhan.

(TRIBUN SUMSEL/TRIBUNNEWSWIKI/Putradi Pamungkas/Ka)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun Sumsel dengan judul Irjen Aryanto Sutadi Bantah Polisi Lindungi Polisi Kasus Brigadir J: Tetap Profesional, Kredibel





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved