Pemecatan Pegawai KPK Dinilai Terlalu Cepat, Giri Supiyono Sebut Istilah ‘G30STWK’

Giri Suprapdiono menyebut pemberhentian 56 pegawai KPK sebagai sebuah kesengajaan dan terlalu terburu-buru.


zoom-inlihat foto
Direktur-Sosialisasi-dan-Kampanye-Antikorupsi-KPK-Giri-Suprapdiono-2.jpg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Calon pimpinan KPK, Giri Suprapdiono, menjawab pertanyaan saat mengikuti tes wawancara di kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2015). Sebanyak 19 capim KPK mengikuti seleksi tahap akhir oleh Pansel, yang selanjutnya dipilih delapan nama yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015 mendatang. Presiden kemudian menyerahkan delapan nama ini ke Dewan Perwakilan Rakyat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memecat para pegawainya yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) per tanggal 30 September 2021.

Pemberhentian ini mendapatkan berbagai respons, baik dari pengamat politik, maupun dari pegawai KPK nonaktif.

Satu di antaranya ialah Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi nonaktif KPK, Giri Suprapdiono.

Ia menyebut pemecatan 56 pegawai KPK tersebut sebagai G30STWK.

Hal ini dikatakan Giri Suprapdiono melalui akun Twitternya.

Baca: Sejarah G30S 1965: Kronologi Penculikan Brigjen Sutoyo Siswomihardjo, Tangan dan Tengkorak Hancur

Baca: Alasan Kenapa Kita Seharusnya Pakai Istilah ‘G30S’, Bukan ‘G30S/PKI’

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono.
Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono. (Tribunnews)

“G30STWK. Hari ini kami dapat SK dari pimpinan KPK.

Mereka memecat kami! berlaku 30 september 2021,” tulis Giri Suprapdiono pada Rabu (15/9/2021).

Giri menilai keputusan KPK dalam memberikan surat keputusan terlalu dini.

Bahkan, langkah KPK ini justru mendahului Presiden Joko Widodo.

“Layaknya, mereka ingin terburu-buru mendahului Presiden sebagai kepala pemerintahan,” lanjutnya.

Baca: KPK Bantah Tawari Pegawai TMS yang Gagal Asesmen TWK untuk Kerja di BUMN

Baca: Begini Respons KPK Setelah Diserang Laser ‘Rakyat Sudah Mual’

 

 

Pemilihan tanggal 30 September, kata Giri, seakan memperingati hari kelam bagi Indonesia, yakni hari terjadinya Gerakan 30 September (G30S).

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi nonaktif KPK itu menilai pemilihan tanggal 30 September 2021 adalah sebuah kesengajaan dari lembaga antikorupsi RI tersebut.

“Memilih 30 September sbg sebuah kesengajaan. Mengingatkan sebuah gerakan yang jahat & kejam" tulis Giri.

Baca: Sosok Giri Suprapdiono, Direktur KPK Pengajar Wawasan Kebangsaan yang Tak Lolos TWK

Baca: Ini Alasan Firli Bahuri Tak Hadiri Undangan Debat Terbuka dengan Giri Suprapdiono

Calon pimpinan KPK, Giri Suprapdiono, menjawab pertanyaan saat mengikuti tes wawancara di kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2015). Sebanyak 19 capim KPK mengikuti seleksi tahap akhir oleh Pansel, yang selanjutnya dipilih delapan nama yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015 mendatang. Presiden kemudian menyerahkan delapan nama ini ke Dewan Perwakilan Rakyat.
Calon pimpinan KPK, Giri Suprapdiono, menjawab pertanyaan saat mengikuti tes wawancara di kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2015). Sebanyak 19 capim KPK mengikuti seleksi tahap akhir oleh Pansel, yang selanjutnya dipilih delapan nama yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015 mendatang. Presiden kemudian menyerahkan delapan nama ini ke Dewan Perwakilan Rakyat. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Dalam unggahan selanjutnya, Giri memasang foto surat keputusan tersebut sebagai alat perlawanannya.

"Tanda terima ini bukan sebagai bentuk penerimaan saya untuk dipecat, tetapi sebagai alat perlawanan saya melawan KEDZALIMAN,” tulisnya.

Pemecatan para pegawai KPK yang tak lolos TWK ini dinilai terlalu cepat.

Padalah menurut undang-undang KPK terdapat batas waktu akhir dua tahun peralihan untuk para pegawai tersebut.

Namun, alih-alih menunggu dua tahun, KPK justru memilih tanggal 30 September 2021.

Baca: Giri Suprapdiono Sebut Ketua KPK Firli Bahuri Juga Potensi Tak Lolos TWK: Kami Pernah Tes Bersama

Baca: Tanggapi Kasus 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Firli Bahuri: Gak Ada Upaya Menyingkirkan

Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK (KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN)










KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved