Operasi Trikora (Tri Komando Rakyat)

Operasi Trikora merupakan operasi yang dilancarkan Indonesia selama 2 tahun untuk menggabungkan wilayah Irian Barat (Papua) ke dalam NKRI.


zoom-inlihat foto
trikora3.jpg
www.hariansejarah.id
Operasi Trikora atau Tri Komando Rakyat (Tiga Komando Rakyat) merupakan suatu konflik yang dilancarkan Indonesia selama 2 tahun, untuk menggabungkan wilayah Irian Barat (Papua) ke dalam NKRI.

Operasi Trikora merupakan operasi yang dilancarkan Indonesia selama 2 tahun untuk menggabungkan wilayah Irian Barat (Papua) ke dalam NKRI.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Operasi Trikora atau Tri Komando Rakyat (Tiga Komando Rakyat) merupakan suatu operasi yang dilancarkan Indonesia selama 2 tahun untuk menggabungkan wilayah Irian Barat (Papua) ke dalam NKRI.

Pada tanggal 19 Desember 1961, Presiden RI Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-Alun Utara Yogyakarta.

Selain itu, Soekarno juga membentuk Komando Mandala dengan Mayor Jenderal Soeharto yang diangkat sebagai panglimanya.

Komando Mandala memegang tugas untuk merencanakan, mempersiapkan, serta menyelenggarakan operasi militer guna mempersatukan Irian Barat dengan Indonesia. (1)

Sementara itu, isi dari Trikora (Tiga Komando Rakyat) yang dikeluarkan oleh presiden Soekarno, yakni sebagai berikut.

• Gagalkan pembentukan negara Papua,

• Kibarkan bendera Merah Putih di Irian Barat,

• Bersiap untuk mobilisasi umum untuk mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa. (2)

Massa di Alun-alun Yogyakarta ketika Soekarno berorasi mengeluarkan Trikora
Massa di Alun-alun Yogyakarta ketika Soekarno berorasi mengeluarkan Trikora (www.hariansejarah.id)

Baca: Gerakan Aceh Merdeka (GAM)

Baca: Organisasi Papua Merdeka (OPM)

  • Latar Belakang


Pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, Indonesia mengklaim seluruh wilayah Hindia Belanda, termasuk wilayah barat Pulau Papua.

Akan tetapi, Belanda menganggap wilayah tersebut masih berada dalam kedaulatan Kerajaan Belanda.

Pemerintah Belanda kemudian mulai bersipa untuk menjadikan Papua negara merdeka paling lambat pada tahun 1970-an.

Namun, hal itu ditentang oleh pemerintah Indonesia sehingga Papua menjadi daerah yang diperebutkan antara Indonesia dan Belanda dan menjadi perbincangan dalam berbagai forum internasional.

Pada Konferensi Meja Bundar tahun 1949, Indonesia dan Belanda tak dapat mencapai keputusan perihal Irian Barat, namun setuju bahwa hal ini akan dibicarakan kembali dalam jangka waktu 1 tahun.

Pada bulan Desember 1950, PBB memutuskan bahwa Irian Barat memiliki hak merdeka sesuai dengan pasal 73e Piagam PBB.

Melihat klaim Indonesia atas Irian Barat, Belanda lalu mengundang Indonesia ke Mahkamah Internasional untuk menyelesaikan masalah tersebut, namun Indonesia menolak.

Setelah beberapa kali Indonesia menyerang Irian Barat, Belanda lalu mempercepat program pendidikan di Irian Barat guna mempersiapkan kemerdekaan.

Persiapan tersebut menghasilkan berdirinya sebuah akademi angkatan laut pada 1956 dan tentara Papua pada 1957.

Pada 17 Agustus 1956, Indonesia membentuk Provinsi Irian Barat dengan ibu kota di Soasiu yang berada di Pulau Tidore, yang dipimpin ileh gubernur pertamanya, yakni Zainal Abidin Syah yang dilantik pada 23 September 1956.

Pada  6 Maret 1959, harian New York Times melaporkan ditemukannya emas oleh pemerintah Belanda di dekat laut Arafura.

Pada tahun 1960, Freeport Sulphur menandatangani perjanjian dengan Perserikatan Perusahaan Borneo Timur untuk mendirikan tambang tembaga di Timika, namun tidak menyebut kandungan emas ataupun tembaga. (1)

Konferensi meja Bundar
Konferensi meja Bundar (nationaalarchief.nl)

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional : Konferensi Meja Bundar

  • Persiapan Perang


Dalam rangka persiapan perebutan Irian Barat, pada 2 Januari 1962, Presiden Soekarno mengeluarkan keputusan Nomor 1 Tahun 1962 untuk membentuk Komando Mandala Pembebasan Irian Barat.

Indonesia berusaha meminta bantuan Amerika Serikat (AS) untuk menyelesaikan perselisihan, namun mengalami penolakan.

oleh karena itu, Presiden Soekarno kemudian menggunakan kekuatan persenjataan yang dibantu Uni Soviet.

Ketegangan itu menarik perhatian Amerika Serikat sehingga pada 1962 Amerika Serikat mulai mendesak Belanda untuk menyelesaikan sengketa agar tidak timbul peperangan.

Desakan tersebut juga untuk mencegah terseretnya Uni Soviet dan Amerika Serikat ke dalam suatu konfrontasi langsung di Pasifik.

Akhirnya, ditandatanganilah Persetujuan New York antara Indonesia dan Belanda pada 15 Agustus 1962, yang berisi:

• Pemerintah Belanda akan menyerahkan Irian Barat kepada penguasa pelaksana sementara PBB, yakni United Nation Temporary Executive Authority (UNTEA) pada 1 Oktober 1962.

• Pada 1 Oktober 1062, bendera PBB akan berkibar di Irian Barat berdampingan dengan bendera Belanda.

Selanjutnya akan diturunkan pada 31 Desember 1962 dan digantikan dengan bendera Indonesia yang mendampingi bendera PBB.

• Pemerintah UNTEA berakhir pada 1 Mei 1963 dan pemerintah selanjutnya diserahkan kepada pihak Indonesia.

• Pemulangan orang-orang sipil dan militer Belanda harus selesai pada 1 Mei 1963.

• Rakyat Irian Barat diberi kesempatan untuk menyatakan pendapatnya, yaitu tetap di wilayah Indonesia atau memisahkan diri.

• Diselenggarakan Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat), dimana hasil Pepera disetujui pada 19 Desember 1969 dan membuktikan bawah Irian Barat bagian dari Indonesia. (2)

Baca: Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat) 1969

Operasi Trikora (www.hariansejarah.id)
Operasi Trikora (www.hariansejarah.id) (www.hariansejarah.id)

  • Dampak


Setelah dilaksanakannya penandatangan Persetujuan New York, secara resmi Irian Barat berada di bawah pengawasan Indonesia pada 1963.

Bagi Presiden Soekarno, hal itu merupakan kemenangan besar dalam mempertahankan tanah air.

Kembalinya Irian Barat kepada pangkuan Indonesia merupakan sebuah peristiwa yang membanggakan sebab diplomasi menjadikan Irian Barat berhasil bersatu kembali dengan NKRI tanpa menggunakan persenjataan yang lebih jauh.

Meskipun Soekarno sudah mendapatkan bantuan senjata dari Uni Soviet, persenjataan tersebut tidak dipergunakan sepenuhnya. (2)

Baca: Pemberontakan Andi Azis

Baca: Serangan Umum Surakarta

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Operasi Trikora
Tanggal 19 Desember 1961 - 15 Agustus 1962
Pihak Indonesia, Belanda, Uni Soviet
Lokasi Irian Barat
Hasil Irian Barat bergabung kembali dengan Indonesia








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved