Menkes Budi Sebut Pandemi Covid-19 Tidak Akan Hilang dalam Waktu Dekat

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa pandemi Covid-19 tidak akan hilang dari kehidupan masyarakat dalam waktu dekat.


zoom-inlihat foto
Budi-Gunadi-Sadikin-x.jpg
ist
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa pandemi Covid-19 tidak akan hilang dari kehidupan masyarakat dalam waktu dekat.

Budi menyebutkan bahwa pandemi ini bisa berubah menjadi epidemi.

Mantan wakil menteri BUMN itu juga mengungkapkan pandemi ini masih mungkin berlangsung sekitar 5 sampai 10 tahun mendatang.

Hal ini disampaikan Budi dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2022, Senin (16/8/2021).

"Mungkin (pandemi) akan berubah jadi epidemi dan kita masih hidup dengan Covid-19 selama bisa 5 tahun bisa 10 tahun, bisa juga lebih lama," kata Budi, dikutip TribunnewsWiki dari Tribunnews.

Baca: Pandemi

Baca: Budi Gunadi Sadikin

Mengenai adanya kemungkinan tersebut, Budi berujar bahwa target pemerintah bukan lagi langsung menghilangkan pandemi.

Akan tetapi, bagaimana negara bisa mengendalikan pandemi dengan memastikan bahwa laju penularan virus selalu di bawah kapasitas dari layanan kesehatan yang disediakan.

"Artinya jangan sampai jumlah orang yang tertular itu lebih tinggi daripada kapasitas sistem kesehatan," ujar Budi.

Baca: Ini Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 di Jawa-Bali hingga 23 Agustus 2021

Baca: Satgas : PPKM Efektif Tekan Penularan Covid-19

Budi menjelaskan sejumlah strategi yang ditempuh pemerintah dalam penanganan pandemi.

Ada tiga strategi.

Pertama, melakukan perubahan perilaku dengan protokol kesehatan 3M atau memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Kedua, melakukan deteksi dengan cepat melalui testing, tracing (lacak), dan isolasi.

Kemudian strategi yang ketiga, yakni vaksinasi.

"Ini yang akan dilakukan selama pandemi berubah menjadi endemi. Bahkan mungkin menjadi kehidupan kita sehari-hari ke depannya menjadi bagian dari new normalnya kita ke depannya," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Baca: Ditelepon Jokowi karena Stok Obat Antivirus di Apotek Kosong, Menkes Budi Minta Maaf

Baca: Jokowi Perintahkan Menkes Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp450.000-Rp550.000

Luhut: PPKM Terus Dilanjutkan selama Covid-19 Masih Jadi Pandemi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kerap mendapat pertanyaan soal perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Luhut mengaku bahwa dirinya sering mendapatkan pertanyaan apakah PPKM akan terus diperpanjang atau dihentikan selama pandemi ini.

Menjawab pertanyaan tersebut, Luhut menegaskan bahwa PPKM akan terus berlanjut selama Covid-19 masih menjadi pandemi.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Luhut dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/8/2021) malam.

Baca: Luhut Binsar Pandjaitan

Baca: Luhut Sebut Pemerintah Berencana Jadikan Kartu Vaksin Covid-19 Syarat Akses ke Tempat Umum

"Saya banyak memperoleh pertanyaan, apakah PPKM dilanjutkan atau dihentikan? Saya ingin jelaskan selama Covid masih jadi pandemi, PPKM ini tetap akan digunakan sebagai instrumen untuk mengendalikan mobilitas dan aktivitas masyarakat," ujar Luhut, dikutip TribunnewsWiki.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved