Pandemi

Pandemi adalah penyakit yang menyebar secara global meliputi area geografi yang luas. Pandemi tidak ada hubungannya dengan tingkat keparahan penyakit, jumlah korban atau infeksi.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-virus-corona-2.jpg
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona

Pandemi adalah penyakit yang menyebar secara global meliputi area geografi yang luas. Pandemi tidak ada hubungannya dengan tingkat keparahan penyakit, jumlah korban atau infeksi.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi adalah penyakit yang menyebar secara global meliputi area geografi yang luas. [1]

Pandemi adalah sebuah epidemi yang telah menyebar ke beberapa negara atau benua, dan umumnya menjangkiti banyak orang.

Sementara, epidemi merupakan istilah yang digunakan untuk peningkatan jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba pada suatu populasi di area tertentu.

Pandemi tidak ada hubungannya dengan tingkat keparahan penyakit, jumlah korban atau infeksi.

Baru-baru ini kata pandemi jadi lebih sering terdengar di telinga masyarakat Inodnesia bahkan dunia.

Dalam kasus saat ini, COVID-19 menjadi pandemi pertama yang disebabkan oleh virus corona.

Sebelum adanya pandemi tersebut, telah terjadi berbagai pandemi influenza di dunia.

Salah satunya adalah flu babi yang merebak pada tahun 2009.

Penyakit ini terjadi ketika strain influenza baru (H1N1) menyebar ke seluruh dunia.

Sementara itu, kasus pandemi influenza terparah di dunia terjadi saat pandemi flu Spanyol pada tahun 1918, yang menyebabkan 50 juta kematian di seluruh dunia. [2]

Baca: Endemik


WHO pun memiliki fase pandemi yang mungkin dapat menjadi gambaran bagi pandemi COVID-19.

Beberapa fase atau tahapan di mana suatu penyakit bisa dinyatakan sebagai suatu pandemi adalah sebagai berikut:

Fase 1

Pada fase ini, tak ada virus yang beredar di antara hewan dapat menyebabkan infeksi pada manusia.

Fase 2

Fase 2 ditandai dengan adanya virus yang beredar di antara hewan yang diketahui dapat menyebabkan infeksi pada manusia sehingga dianggap sebagai potensi ancaman pandemi.

Fase 3

Dalam fase 3, virus yang disebabkan dari hewan atau hewan-manusia menyebabkan beberapa kasus secara sporadis atau menjangkiti sekelompok kecil orang.

Namun, belum cukup untuk menetapkannya sebagai wabah di masyarakat. Penularan dari manusia ke manusia pun masih terbatas.

Fase 4

Pada fase ini, penularan virus dari manusia ke manusia atau dari hewan ke manusia semakin banyak sehingga menyebabkan terjadinya wabah.

Ini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap risiko pandemi.

Fase 5

Pada fase ini, penyebaran virus dari manusia ke manusia telah terjadi setidaknya pada dua negara di satu wilayah WHO.

Sebagian besar negara tak akan terpengaruh pada tahap ini, namun ini menjadi sinyal yang kuat bahwa pandemi sudah dekat dan implementasi dari langkah-langkah mitigasi yang direncanakan semakin singkat.

Fase 6

Fase 6 merupakan fase yang ditandai dengan wabah semakin meluas ke berbagai negara di wilayah WHO.

Fase ini juga menunjukkan bahwa pandemi global sedang berlangsung.

Lama setiap fase bisa berbeda-beda, mungkin bisa berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Selain itu, tak semua kasus bisa mencapai fase 6 karena mungkin telah berkurang di fase-fase sebelumnya.

Akan tetapi, setelah ditetapkan sebagai pandemi, tentu saja perlu pengendalian sesegera mungkin agar tingkat penyebaran dan keparahan penyakit tidak semakin tinggi. [2]

Baca: Covid-19 dan Epidemiolog

  • WHO Tetapkan Covid-19 sebagai Pandemi


WHO (World Health Organization atau Badan Kesehatan Dunia) secara resmi mendeklarasikan virus corona (COVID-19) sebagai pandemi pada tanggal 9 Maret 2020.

Artinya, virus corona telah menyebar secara luas di dunia.

Istilah pandemi terkesan menakutkan tapi sebenarnya itu tidak ada kaitannya dengan keganasan penyakit tapi lebih pada penyebarannya yang meluas.

Pada umumnya virus corona menyebabkan gejala yang ringan atau sedang, seperti demam dan batuk, dan kebanyakan bisa sembuh dalam beberapa minggu.

Tapi bagi sebagian orang yang berisiko tinggi (kelompok lanjut usia dan orang dengan masalah kesehatan menahun, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau diabetes), virus corona dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Kebanyakan korban berasal dari kelompok berisiko itu.

Karena itulah penting untuk memahami cara mengurangi risiko, mengikuti perkembangan informasi dan tahu apa yang dilakukan bila mengalami gejala.

Dengan demikian bisa melindungi diri dan orang lain. [3]

Baca: World Health Organization (WHO)

  • Pesan WHO terkait pandemi


Meski dinyatakan sebagai pandemi, WHO menekankan bahwa tidak berarti ada anjuran yang diubah dan masih sama seperti sebelumnya.

Setiap negara tetap diminta waspada dengan cara mendeteksi, memeriksa, mengisolasi, menjaga, dan mengawasi pergerakan yang dilakukan masyarakat dalam masa ini.

Penggunaan istilah pandemi ini lebih ditekankan pada pentingnya daya kooperatif antar negara di seluruh dunia untuk saling terbuka dan bahu-membahu dalam mengendalikan situasi COVID-19.

WHO selalu mengingatkan agar masyarakat tidak panik dan menjadikan istilah pandemi sebagai alasan untuk khawatir secara berlebih. [1]

Baca: Ebola

  • Penyakit yang pernah ditetapkan sebagai pandemi global


1. Influenza 1918 atau Flu Spanyol

Pandemi influenza 1918 adalah pandemi paling rendah di era modern.

Penyakit tersebut disebabkan oleh viirus H1N1 dengan gen asal burung.

Penyakit ini menyebar ke seluruh dunia selama 1918-1919.

Diperkirakan, sekitar 500 juta orang terinfeksi virus ini dengan jumlah kematian setidaknya 50 juta di seluruh dunia.

2. Virus Influenza A (H2N2), 1957

Pada 1957, virus influenza A (H2N2) muncul di kawasan Asia dan memicu pandemi global.

Virus itu terdiri dari tiga gen berbeda yang berasal dari virus avian influenza A, termasuk H2 hemagglutinin dan gen N2 neuraminidase.

H2N2 pertama kali dilaporkan di Singapura pada Februari 1957, Hong Kong pada April 1957, dan di kota-kota pesisir di Amerika Serikat pada musim panas 1957.

3. Virus Influenza A (H3N2)

1968 Virus influenza A (H3N2) pertama kali dicatat pada 1968 dengan angka kematian sekitar 1 juta jiwa di seluruh dunia.

Sebagian besar kasus kematian terjadi pada orang berusia 65 tahun ke atas.

Virus H3N2 terus merebak di seluruh dunia sebagai virus influenza musiman A.

4. HIV/AIDS

Sejak kasus pertama yang dilaporkan pada tahun 1981, infeksi dengan human immunodeficiency virus (HIV) telah menginfeksi sekitar 65 juta kasus dengan 25 juta kematian.

Pada 2013, 35 juta orang hidup dengan HIV, 2,1 juta baru terinfeksi oleh virus tersebut dan sekitar 1,5 juta orang meninggal karena AIDS di seluruh dunia.

Sejauh ini beban terbesar dari HIV/AIDS ditanggung Afrika wilayah sub-Sahara.

Pencegahan dan pengobatan infeksi HIV yang efektif dengan menggunakan terapi antiretroviral (ART) yang sudah tersedia, bahkan di negara-negara dengan sumber daya terbatas.

5. Flu Babi (H1N1pdm09)

Pada 2009, flu babi terdeteksi pertama kali di Amerika Serikat dan menyebar cepat ke seluruh dunia.

Diperkirakan ada 60,8 juta kasus flu babi di dunia dengan 151.000 sampai 574.000 kematian. [4]

Baca: Flu Babi

(TribunnewsWiki.com/Rakli)



Pandemi
Jenis Penyakit
Pengertian Penyakit yang menyebar secara global
   


Sumber :


1. kids.grid.id
2. www.sehatq.com
3. covid19.go.id
4. www.kompas.com


Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved