TRIBUNNEWSWIKI.COM – Ribuan aparat gabungan TNI-Polri diturunkan untuk mengawal demo ‘Jokowi End Game’.
Hal ini menindaklanjuti beredarnya seruan aksi demo ‘Jokowi End Game’.
Sebanyak 3.385 personel gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengamankan demo yang kabarnya akan digelar hari ini, Sabtu (24/7/2021).
"Ada 3.385 orang siap mengamankan demo," kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Marsudianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Dikutip dari Kompas.TV, Marsudianto mengatakan, personel pengamanan tersebut akan ditempatkan di dua lokasi yang menjadi lokasi digelarnya aksi demonstrasi.
Baca: Ada Imbauan Aksi Jokowi End Game Hari Ini, Polisi Tutup Akses Jalan ke Istana Negara
Baca: Ditelepon Jokowi karena Stok Obat Antivirus di Apotek Kosong, Menkes Budi Minta Maaf
"Personel dikerahkan di sekitar Monas dan DPR," tambahnya.
Selain personel pengamanan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga telah mengerahkan 350 orang personel polisi lalu lintas untuk mengawal kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa.
Sebelumnya diberitakan bahwa ajakan demo ini digaungkan melalui media sosial.
Seruan demo ini melalui pamphlet beredar dengan narasi mengajak seluruh eleman masyarakat menolak PPKM pada Sabtu hari ini.
Rencananya aksi tersebut digelar dengan berjalan kaki dari Glodok menuju Istana Negara.
Baca: PPKM Level 4
Baca: PPKM Level 4 Berlaku, Berikut Syarat Perjalanan Pakai Kendaraan Pribadi dan Transportasi Umum
Dalam poster seruan aksi 'Jokowi End Game' tersebut juga tertulis ajakan untuk turun ke jalan demi menolak PPKM dan menghancurkan oligarki istana.
Mengantisipasi hal tersebut, oolisi lalu lintas menutup akses jalan menuju Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/7/2021).
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Lilik Sumardi, mengatakan penutupan jalan ini guna mengantisipasi massa yang dikabarkan bakal berunjuk rasa menuju Istana Negara.
Lilik menyebut, penutupan jalan ini meliputi Jalan Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Timur, dan kawasan Harmoni.
Baca: PPKM Level 3
Baca: Jokowi Perpanjang PPKM Darurat Sampai 25 Juli, Setelah Itu Bakal Dilonggarkan Bertahap
"Penutupan jalan sudah kami lakukan sejak 20.00 WIB menggunakan road barrier dan kawat berduri," kata Lilik, seperti dilansir dari TribunJakarta.com, Sabtu (24/7/2021).
Lilik menjelaskan, pemasangan kawat berduri akan diperbanyak jika massa aksi datang berjumlah 500-an.
"Jika tiga ratusan orang kami tidak pasang kawat berduri," kata Lilik.
Lilik mengatakan, seruan aksi yang dikabarkan bakal turun ke jalan menuju Istana Negara ini tidak ada izin.
Lilik menjelaskan, pemasangan kawat berduri akan diperbanyak jika massa aksi datang berjumlah 500-an.
"Jika tiga ratusan orang kami tidak pasang kawat berduri," kata Lilik.
Baca: Peringati Hari Anak Nasional, Presiden Jokowi Gelar Video Call dengan Murid SD
Baca: Jokowi Akan Longgarkan PPKM Darurat secara Bertahap Mulai 26 Juli jika Kasus Covid-19 Menurun