PPKM Level 3

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 ialah sebuah aturan atau upaya yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatur perpanjangan PPKM Darurat atas lonjakan kasus COVID-19


zoom-inlihat foto
Polda-Metro-Jaya-Tambah-Titik-Penyekatan-PPKM-Darurat.jpg
Tribunnews/Herudin
Petugas gabungan Polisi, TNI, Dishub, dan Satpol PP melakukan penyekatan sebelum underpass Jalan Jenderal Basuki Rachmat atau yang dikenal dengan Underpass Basura, Jakarta Timur, Kamis (15/7/2021). Polisi menambah titik penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat termasuk sebelum Underpass Basura untuk mengurangi mobilitas warga.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 ialah sebuah aturan atau upaya yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatur perpanjangan PPKM Darurat atas lonjakan kasus COVID-19




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 merupakan sebuah upaya yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi kasus lonjakan kasus COVID-19.

Sebelum dikeluarkan aturan PPKM level 3, ada pula PPKM level 4.

Aturan PPKM level 3 dan 4 tersebut tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Aturan tersebut diteken oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada Selasa (20/7/2021).

Pemberlakuan PPKM itu pun dimulai dari hari Minggu (25/7/2021).

  • Perbedaan


Level 3: Terdapat 50-150 kasus COVID-19 per 100 ribu penduduk, 10-30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 2-5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Presiden Jokowi memberikan pernyataan tentang perkembangan terkini PPKM Darurat, Selasa (20/7/2021)
Presiden Jokowi memberikan pernyataan tentang perkembangan terkini PPKM Darurat, Selasa (20/7/2021) (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Baca: PPKM Level 4

Level 4: Terdapat lebih dari 150 kasus COVID-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk. (1)

  • Wilayah


Berikut ini daftar wilayah yang berada dalam Level 3:

- Aceh: Kota Banda Aceh

- Sumatera Utara: Kota Sibolga

- Sumatera Barat: Kota Solok

- Riau: Kota Pekanbaru

- Kepulauan Riau: Kabupaten Natuna dan Kabupaten Bintan

- Jambi: Kota Jambi

- Sumatera Selatan: Kota Lubuk Linggau dan Kota Palembang

- Bengkulu: Kota Bengkulu

- Lampung: Kota Metro

- Kalimantan Tengah: Kabupaten Lamandau, Kabupaten Sukamara, dan Kota Palangkaraya

- Kalimantan Utara: Kabupaten Bulungan

- Sulawesi Utara: Kota Manado dan Kota Tomohon

- Sulawesi Tengah: Kota Palu

- Sulawesi Tenggara: Kota Kendari

- Nusa Tenggara Timur: Kabupaten Lembata dan Kabupaten Nagekeo

- Maluku: Kabupaten Kepulauan Aru dan Kota Ambon

- Papua: Kabupaten Boven Digoel dan Kota Jayapura

- Papua Barat: Kabupaten Fak Fak, Kabupaten Teluk Bintuni, dan Kabupaten Teluk Wondama

  • Aturan


Berikut adalah rincian aturan yang harus diterapkan pada masa PPKM level 3:

1. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan/pelatihan) dilakukan secara daring/online.

2. Pelaksanaan kegiatan pada sektor nonesensial diberlakukan 100 persen work from home (WFH).

3. Pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial dapat beroperasi maksimal 50 persen, sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25 persen maksimal staf WFO, bagi karyawan di sektor kritikal dapat beroperasi 100 persen tanpa pengecualian.

4. Supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional hingga pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

5. Apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam.

6. Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in).

7. Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup sementara, kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan.

8. Pelaksanaan kegiatan konstruksi untuk infrastruktur publik (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

9. Tempat ibadah (masjid, musala, gereja, pura, vihara, klenteng dan tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), tidak mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.

10. Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) ditutup sementara.

11. Kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup sementara.

12. Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

13. Pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM.

14. Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api) harus:

- Menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama);

- Menunjukkan PCR h-2 untuk pesawat udara serta Antigen (h-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut;

- Ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka (a) dan (b) hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke Jawa dan Bali serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi sebagai contoh untuk wilayah Jabodetabek;

- Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

15. Tetap memakai masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan kegiatan di luar rumah serta tidak diizinkan penggunaan face shield tanpa menggunakan masker.

16. Pelaksanaan PPKM Mikro di RT/RW Zona Merah tetap diberlakukan. (2)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal PPKM di sini

 



Nama PPKM level 3
Fungsi Menekan lonjakan kasus COVID-19
Ketetapan Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Kecelakaan di Tol Cipularang, Truk

    Insiden kecelakaan terjadi di KM 91 Tol Cipularang,
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved