BAZNAS Gelar Kurban Online di Masa Pandemi Covid-19, Masyarakat Sangat Antusias

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar kurban lewat sistem online di tengah masa pandemi Covid-19.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-sapi-sebagai-hewan-kurban.jpg
THINKSTOCKPHOTOS
ILUSTRASI hewan kurban - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar kurban lewat sistem online di tengah masa pandemi Covid-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar kurban lewat sistem online di tengah masa pandemi Covid-19.

Setelah tahun 2020 sempat menggelar kurban online tersebut, di Hari Raya Idul Adha 1442 H ini BAZNAS menyelenggarakan kembali kurban lewat sistem online.

Hal ini rupanya disambut baik oleh masyarakat di tanah air.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), KH Noor Achmad mengatakan bersyukur dengan kepedulian masyarakat di masa pandemi covid-19.

Bahkan, BAZNAS mencatat kenaikan dana kurban lewat sistem online di tengah lesunya pergerakan ekonomi akibat lonjakan kasus Covid-19.

Pada tahun ini minat masyarakat yang berkurban naik kurang lebih 70 persen dari tahun lalu.

“(Antusiasme) masyarakat luar biasa untuk membantu meringankan beban orang lain di masa covid ini, lewat kurban yang digagas BAZNAS,” ujarnya di live dialog terkait Gerakan Sosial di Masa Pandemi Kominfo, Rabu (21/7/2021), seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Lowongan kerja BAZNAS Februari 2021
BAZNAS (baznas.or.id)

Baca: Bersedekah, tetapi Masih Punya Utang, Bagaimana Hukumnya? Berikut Penjelasan Pimpinan Baznas

Baca: BAZNAS Bentuk Tim Terpadu Untuk Tangani Korban Banjir Bandang di NTT

BAZNAS telah menghimpun dana untuk sekira 4.000 kambing dari penghimpunan secara online di tahun ini.

Kurban yang disalurkan tidak hanya dalam bentuk kambing. KH Noor mengatakan penghitungan 4000 kambing tersebut, termasuk sapi yang setiap 1 ekor sapi atau kerbau dihitung sama dengan 7 ekor kambing.

Kurban yang telah dihimpun selanjutnya disebar ke seluruh Indonesia berdasarkan permintaan dan sebagian dikemas dalam bentuk kaleng untuk di kirim di daerah perbatasan yang membutuhkan.

Penyembelihan dilakukan tepat di hari Idul Adha, Selasa (20/7/2021) dan di tiga hari Tasyrik.

Namun pengemasan daging kurban dalam bentuk kaleng dilakukan pada hari yang telah ditentukan.

“(Kurban) dalam bentuk kaleng ini diperkirakan bisa bertahan sampai 2 tahun,” ujarnya.

BAZNAS yang berkantor pusat di Jakarta juga memiliki 44 balai ternak dan memiliki 80 jaringan peternakan di seluruh Indonesia.

Para petani ternak BAZNAS dibantu dengan digitalisasi, sehingga jaringan peternak BAZNAS menyalurkan hasil kurban disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan yang ada di wilayah tersebut.

“Kita penyebarannya di seluruh Indonesia sesuai dengan permintaan yang diberikan pada kami jauh sebelumnya,” ujar Noor.

Penyaluran juga dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan, sehingga tidak ada kerumunan.

Bahkan panitia diminta untuk mengantarnya langsung ke rumah.

Baca: Ini Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi PPKM Level 4

Baca: Syarat Terbaru Bepergian selama PPKM Level 3 dan 4

“Kami tegaskan bantuan diberikan kepada mereka-mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

KH Noor mengatakan BAZNAS masih akan mengumpulkan kurban online hingga besok, Kamis (22/7/2021).





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Johanis Tanak

    Johanis Tanak adalah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
  • Rasamala Aritonang

    Rasamala Aritonang adalah mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi
  • Viral Video 14 Detik Pasangan

    Polisi sebut perekam dan penyebar video viral 14
  • Abu Tumin

    Abu Tumin adalah ulama besar, ahli fikih, dan
  • Banyak Warga Rusia Ingin Kabur,

    Banyak warga Rusia yang melarikan diri ke negara
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved