BAZNAS Bentuk Tim Terpadu Untuk Tangani Korban Banjir Bandang di NTT

Banjir bandang yang menimpa tanah NTT menggerakan Baznas untuk membentuk tim terpadu sebagai upaya pertolongan bagi para korban.


zoom-inlihat foto
Flores-Timur.jpg
Syafika Lamawuran untuk Pos Kupang
Banjir bandang di Flores Timur menelan korban jiwa


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membentuk tim terpadu yang dikirim ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu korban banjir bandang di sana.

Tim terpadu tersebut merupakan gabungan dari tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) pusat dan provinis, khususnya daerah yang berlokasi cukup dekat dengan bencana.

Melansir Tribunnews.com, Direktur Utama Baznas M. Arifin Purwakananta membenarkan terkait tim yang dibentuk itu.

"Baznas merespons bencana ini dengan membentuk tim terpadu yang terdiri dari tim BTB Pusat, serta BTB daerah, seperti BTB Mimika, BTB Sulawesi Selatan, dan BTB Jawa Barat. Kami mengirim tim terpadu untuk membantu korban yang menderita akibat bencana yang terjadi," jelas Arifin, Selasa (6/4/2021).

Ia juga menambahkan Baznas menyiapkan berbagai layanan sosial seperti pelayanan kesehatan, pemulihan trauma, healing anak, dan lainnya.

Banjir bandang menerjang wilayah Waiwerang di Pulau Adonara Kabupeten Flores Timur pada Sabtu 3 April 2021. Flotim menjadi salah satu wilayah terparah akibat badai siklon tropis yang melanda NTT kali ini.
Banjir bandang menerjang wilayah Waiwerang di Pulau Adonara Kabupeten Flores Timur pada Sabtu 3 April 2021. Flotim menjadi salah satu wilayah terparah akibat badai siklon tropis yang melanda NTT kali ini. (POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)

Baca: Sungai Benenai Meluap Sebabkan Rumah Warga di Kabupaten Malaka NTT Terendam Banjir

Baca: BMKG Peringatkan Siklon Tropis Seroja Masih Menguat, NTT Siaga Potensi Angin Kencang

"Pendistribusian makanan dan kebutuhan pokok kepada para korban turut menjadi perhatian kami. Terlebih untuk para lansia, ibu hamil, dan para anak yang membutuhkan berbagai perlengkapan kebutuhan," kata Arifin.

Seperti diketahui, banjir bandang menimpa beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti Kabupaten Flores, Kabupaten Alor, dan Kabupaten Ngada, pada Minggu (4/4/2021).

Akibatnya ratusan rumah warga rusak dan jatuhnya beberapa korban jiwa.

Dilansir oleh tayangan Live Breaking News Kompas TV pada Selasa (6/4/2021), jumlah korban jiwa semakin bertambah.

Hingga sore tadi, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 84 orang dinyatakan meninggal dunia.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved