Fujinkai

Fujinkai merupakan organisasi perkumpulan perempuan yang didirikan oleh Jepang pada saat menjajah Indonesia, tepatnya bulan Agustus 1943.


zoom-inlihat foto
anggota-Fujinkai.jpg
kompas.com
Fujinkai merupakan organisasi perkumpulan perempuan yang didirikan oleh Jepang pada saat menjajah Indonesia, tepatnya bulan Agustus 1943.

Fujinkai merupakan organisasi perkumpulan perempuan yang didirikan oleh Jepang pada saat menjajah Indonesia, tepatnya bulan Agustus 1943.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Fujinkai merupakan organisasi perkumpulan perempuan yang didirikan oleh Jepang pada saat menjajah Indonesia, tepatnya bulan Agustus 1943.

Fujinkai dibentuk atas dasar perkumpulan perempuan militan yang berada di Jepang bernama Dai Nippon Fujinkai.

Para anggota Fujinkai di negara asalnya berjumlah 15 juta jiwa dengan rata-rata usia 20 tahun ke atas.

Tugas Fujinkai ialah menjaga pertahanan peperangan garis belakang, seperti mendukung majunya perekonomian dan pengadaan berbagai peralatan perang.

Di Indonesia, Fujinkai mulai didirikan dari tingkat pusat sampai dengan tingkat paling bawah.

Nama kelembagaannya disesuaikan dengan tingkat dan tempat kedudukannya, seperti penamaan Ken untuk kekuasaan tingkat kabupaten dan Si untuk tingkat kota.

Para pemimpin perkumpulan organisasi ini adalah istri-istri kenko atau disebut juga bupati.

Organisasi ini mirip dengan Dharma Wanita (organisasi istri para pejabat sipil) karena diprakarsai oleh para istri pegawai daerah dan diketuai oleh istri kepala daera.

Sebuah keharusan bagi para pamong praja baik di tingkat atas sampai tingkat kecamatan untuk mengikuti organisasi ini.

Setiap anggota wajib menggerakkan tenaga para kaum perempuan yang terdiri dari anak gadis yang berusia 15 tahun ke atas.

Baca: Hari Dharma Wanita

Baca: Heiho

  • Sejarah


Usai pembubaran PUTERA, Jepang masih mempertahankan bagian wanitanya.

Bagian wanita itu kemudian dibuat organisasi sendiri pada bulan Agustus 1943 yag diberi nama Fujinkai.

Selain beranggotakan para ibu, Fujinkai juga mempunyai Bagian Pemudi yang bernama Josi Saimentai ysng beranggotakan para gadis berusia di atas 15 tahun.

Fujinkai bertugas meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, seperti menggelar kegitan pendidikan dan kursus-kursus.

Anggota Fujinkai dilatih membuat dapur umum dan pertolongan pertama.

Mereka juga melakukan kinrohoshi atau kerja bakti (wajib kerja tanpa upah).

Para wanita dikerahkan untuk bercocok tanam dikarenakan para pria yang tadinya menggarap ladang, dikerahkan untuk urusan militer.

Anggota Fujinkai juga diminta mengumpulkan dana wajib berupa perhiasan, bahan makanan, hewan ternak, dan keperluan lain yang dapat digunakan untuk pasokan biaya perang Jepang.

Pada saat situasi perang memanas, Fujinkai juga dibimbing dalam pelatihan militer sederhana.

Bahkan pada April 1944, Fujinkai membentuk Barisan Wanita Istimewa yang disebut sebagai Barisan Srikandi.

Mereka bertugas melakukan mobilisasi tenaga perempuan untuk mendukung tentara Jepang dalam Perang Pasifik.

Baca: Perang Asia Pasifik

Baca: Seinendan

  • Upaya


Berbagai upaya yang dilakukan Fujinkai antara lain sebagai berikut.

• Mengobarkan semangat cinta kepada tanah air di kalangan perempuan dan menanamkan rasa nasionalisme.

• Menganjurkan agar berkorban dan rela menderita untuk tanah air dan bangsa.

• Menyiapkan tenaga dalam rangka bersiap di belakang garis peperangan.

• Menganjurkan pola hidup yang teratur dan selalu berhemat.

• Memperbanyak hasil bumi dengan mengolah semua tanah dengan tanaman penghasil bahan makanan dan pakaian.

• Menghidupkan pekerjaan tangan dan industri rumahan yang sederhana.

• Mengadakan berbagai pelatihan keterampilan yang diperlukan.

• Menghidupkan pekerjaan untuk memberantas pengangguran.

Pada masa akhir pemerintahan pendudukan Jepang, keadaan dilanda kesusahan yang berat, sehingga Romusha kian tersebar hingga ke Asia dan berbagai masalah kemiskinan lainnya.

Untuk mengimbangi keadaan yang semakin genting itu, kaum perempuan yang tergabung di Fujinkai terjun ke lapangan untuk memberikan penerangan terhadap kaum ibu di wilayah Tonarigumi (Rukun Tetangga) dalam usaha melakukan gerakan penghematan.

Selain itu, juga turut mengerjakan sawah dan ladang seperti mengetam padi, menanam kapas dan jarak.

Baca: Romusha

Baca: Keibodan

  • Pembubaran


Seiring dengan diraihnya kemerdekaan Indonesia yaitu setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan melalui kongres pada 16 Desember 1945, Fujinkai pun akhirnya dibubarkan.

Dengan dibubarkannya Fujinkai, maka anggotanya pun membentuk organisasi-organisasi baru seperti Laswi (Laskar Wanita Indonesia) maupun Perwani (Persatuan Wanita Indonesia).

Mereka masih tetap berperan dalam berbagai pertempuran seperti, Peristiwa Tegallega, Peristiwa Lengkong, dan segala bentuk peristiwa yang terjadi.

Organisasi-organisasi perempuan di setiap daerah dibentuk, di antaranya di Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra, Medan dan di berbagai daerah lainnya.

Baca: Tentara Keamanan Rakyat (TKR)

Baca: APRA (Angkatan Perang Ratu Adil)

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Fujinkai
Dibentuk Agustus 1943
Pendiri Jepang
Tujuan Menjaga pertahanan peperangan Jepang garis belakang
Anggota Perempuan usia 20 tahun ke atas


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. www.kompas.com
3. perpustakaanbpnbjabar.kemdikbud.go.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved