Ciri-ciri Masker Palsu yang Beredar di Pasaran: Tidak Punya Izin Edar dari Kemenkes

Berikut adalah ciri-ciri masker palsu yang beredar bebas di pasaran, satu di antaranya tak punya izin edar dari Kemenkes.


zoom-inlihat foto
Masker-medis-palsu-dikhawatirkan-tidak-bi.jpg
FREEPIK/WIRESTOCK
Masker medis palsu dikhawatirkan tidak bisa secara efektif mencegah penularan Covid-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Simak berikut ciri-ciri masker palsu yang beredar di pasaran, salah satunya tak punya izin edar.

Guna menghindari kesalahan pemilihan masker medis, Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes, Arianti Anaya, menerangkan soal hal ini.

Hal tersebut diungkapkan Arianti dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Kementerian Kesehatan RI, Minggu (4/4/2021).

Arianti mengungkapkan agar masyarakat mengecek ada tidaknya nomor izin edar masker sebelum membeli.

Nomor izin edar biasanya tercantum pada kemasan masker.

"Menghindari kesalahan pemilihan masker medis, maka tenaga kesehatan dan masyarakat agar membeli masker medis yang sudah memiliki izin edar alat kesehatan dari Kemenkes dan izin edar ini juga bisa diakses melalui infoalkes.kemkes.go.id," kata Arianti, seperti dikutip drai Kompas.com.

Ilustrasi masker
Ilustrasi masker (Shutterstock/Chyzh Galyna)

Baca: Kenali Masker Palsu Berisiko Tularkan Covid-19, Berikut Jenis yang Direkomendasikan WHO

Arianti pun menjelaskan masker medis asli adalah masker yang mempunyai mor izin edar dari Kementerian Kesehatan.

Sedangkan masker palsu tidak mempunyai nomor izin edar dari Kemenkes, namun diklaim sebagai masker medis.

Masker bedah atau masker respirator (N95/KN95) adalah contoh masker yang mendapat izin edar.

"Yang dikategorikan sebagai masker alat kesehatan," ujar Arianti

Masker yang mempunyai izin edar, kata Arianti, telah memenuhi persyaratan mutu, keamanan, dan manfaat.

Masker tersebut sudah lolos uji bacterial filtration efficiency (BFE), particle filtration efficiency (PFE), breathing resistance, dan lainnya.

"Ini adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mencegah masuknya droplet dan mencegah penularan virus dan bakteri. Ini untuk melindungi dari tertularnya virus," imbuh dia.

Diketahui sudah ada 996 industri masker medis yang sudah mendapatkan nomor izin edar dari Kemenkes ini.

Baca: 3 Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat Karena Masker

Masyarakat juga dihimbau untuk melapor apabila menemukan masker yang dicurigai palsu dan tak mempunyai izin edar.

"Jika tenaga kesehatan atau masyarakat menemukan masker yang dicurigai tidak memnuhi standar maka diminta untuk segera kita punya jalur e-watch alkes itu bisa melalui pengaduan dan atau melalui Halo Kemkes 1500567," urai dia.

Perlu diketahui, masker non medis umumnya digunakan untuk sejumlah keperluan seperti di industri pengecatan, pertambangan, atau perminyakan yang umumnya dipakai guna mencegah gangguan inhalasi terhadap polusi.

Masker non medis tersebut tidak mempunyai izin edar dari Kemenkes karena tidak memenuhi standar uji sebagai alat kesehatan.

"Yang disebut sebagai tidak sesuai dengan peruntukannya adalah misalnya masker itu sebenarnya bukan masker alat kesehatan, tapi diklaim sebagai masker alat kesehatan. Ini akan ditindaklanjuti karena tentunya ini akan menyesatkan masyarakat," papar Arianti.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved