Delusi (Gangguan Mental)

Delusi adalah jenis gangguan mental yang membuat pengidapnya percaya dan yakin akan suatu hal yang tidak nyata.


zoom-inlihat foto
Penderita-Skizofrenia-akan-memiliki-kesulitan-memproses-pikirannya.jpg
net
Penderita Skizofrenia akan memiliki kesulitan memproses pikirannya sehingga timbulah halusinasi, delusi, pikiran yang tidak jelas dan tingkah laku atau bicara yang tidak wajar.

Delusi adalah jenis gangguan mental yang membuat pengidapnya percaya dan yakin akan suatu hal yang tidak nyata.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Delusi adalah suatu kepercayaan yang kuat akan sesuatu namun tidak sesuai dengan kenyataannya.

Kondisi ini memiliki 6 jenis yang mungkin tiap penderita berbeda-beda dalam mengalaminya.

Delusi dapat dialami oleh penderita skizofrenia, psikosis, dan bipolar serta memiliki jenis yang beragam.

Delusi adalah jenis gangguan mental yang membuat pengidapnya percaya dan yakin akan suatu hal yang tidak nyata.

Pengidap delusi tidak bisa membedakan mana sesuatu yang fakta dan mana yang bukan.

Delusi biasanya diasosiasikan dengan beberapa gangguan jiwa lain seperti gangguan paranoid, halusinasi, skizofrenia, dan gangguan bipolar.

Jika dibiarkan, penyakit ini dapat merusak hubungan penderita dengan orang terdekat dan mengganggu kehidupan sehari-hari.

7 Jenis Halusinasi yang Sering Mengintai Pikiran
7 Jenis Halusinasi yang Sering Mengintai Pikiran (hellosehat)

Baca: Halusinasi

Baca: Bipolar

  • Jenis


Delusi yang dialami tiap penderita mungkin berbeda-beda.

Umumnya, delusi yang sering dialami adalah delusi paranoia.

Berikut adalah jenis-jenis delusi:

1. Delusi keagungan (grandiose delusion)

Penderita dengan delusi jenis ini umumnya memiliki rasa keberhargaan diri, kekuatan, identitas, dan pengetahuan yang berlebihan.

Penderita dapat merasa bahwa ia telah menemukan sesuatu yang luar biasa atau memiliki kemampuan yang unik.

Tidak hanya berupa kemampuan yang unik, penderita juga percaya bahwa dirinya memiliki benda unik tertentu yang tidak dimiliki siapapun ataupun memercayai bahwa dirinya memiliki koneksi dengan orang-orang penting.

Pada kasus tertentu, penderita delusi keagungan percaya bahwa ia adalah orang yang terkenal atau merupakan pemimpin dari suatu sekte agama tertentu.

2. Delusi somatik

Penderita delusi somatik percaya bahwa dirinya memiliki kecacatan pada bagian tubuhnya atau memiliki kondisi medis tertentu.

Penderita juga terkadang dapat merasakan sensasi atau disfungsi fisik tertentu.

3. Delusi erotomanik (erotomanic delusion)

Penderita dengan gangguan delusi erotmania percaya bahwa dirinya dicintai atau disukai oleh orang tertentu.

Biasanya orang yang dianggap menyukai atau mencintai penderita adalah orang yang terkenal atau penting.

Penderita delusi erotomanik berusaha mendekati dan berinteraksi dengan orang yang ia anggap mencintai atau menyukainya, bahkan sampai menguntit orang tersebut secara diam-diam.

4. Delusi paranoia (paranoia/persecutory delusion)

Delusi paranoia menyebabkan penderita memercayai bahwa dirinya tidak diperlakukan dengan benar, meyakini bahwa dirinya sedang diintai atau diikuti, atau seseorang sedang berencana untuk melukainya.

Penderita menjadi tidak memercayai orang sekitarnya dan merasa cemas serta takut.

Terkadang penderita akan mengisolasi dirinya atau sering mengajukan komplain ke pihak berwajib.

5. Delusi kecemburuan

Orang yang mengalami delusi kecemburuan akan memercayai bahwa pasangannya selingkuh dan tidak jujur dengannya.

6. Delusi campuran

Jenis delusi yang dialami penderita bisa jadi tidak hanya satu jenis saja tetapi bercampur dengan jenis-jenis lainnya.

Baca: Skizofrenia

Baca: Gangguan Kepribadian Narsistik

  • Gejala


Gejala maupun ciri-ciri delusi yang paling khas adalah adanya kepercayaan yang kokoh akan sesuatu yang tidak nyata.

Kepercayaan tersebut tidak akan luntur meski sudah ada bukti logis yang menyangkalnya.

Tidak semua delusi itu sam, sebagian orang yang delusi memercayai hal-hal tidak nyata yang sederhana, namun sebagian lagi memercayai sesuatu yang aneh dan fantastis di mata orang lain.

Orang yang mengidap delusi biasanya menjadi mudah marah dan suasana hatinya selalu buruk.

Selain itu, mereka juga sering mengalami halusinasi yang berhubungan dengan delusi yang dirasakan.

Sebagai contoh, seseorang yang berdelusi orang-orang membecinya karena bau badannya tidak enak, benar-benar akan merasa bahwa tubuhnya berbau tidak sedap padahal pada kenyataannya tidak begitu.

Ilustrasi - Karena Mengidap Skizofrenia Paranoid, Polisi Kesulitan Periksa Istri Korban Pembunuhan di Caruban
Ilustrasi - Karena Mengidap Skizofrenia Paranoid, Polisi Kesulitan Periksa Istri Korban Pembunuhan di Caruban (ISTIMEWA)

Baca: Gangguan Dismorfik Tubuh

Baca: Gangguan Panik

  • Penyebab


Penyebab pasti dari delusi belum diketahui secara pasti, tetapi beberapa faktor dapat berkontribusi dalam memicu kemunculan delusi, seperti:

1. Faktor lingkungan

Faktor lingkungan seperti stres serta penyalahgunaan alkohol dan narkotika berpotensi mengakibatkan delusi.

Orang-orang yang cenderung terisolasi, seperti orang-orang yang memiliki gangguan pendengaran dan penglihatan, serta imigran lebih mungkin untuk mengalami gangguan delusi.

2. Faktor genetik

Tidak dapat dipungkiri bahwa faktor genetik berperan dalam menimbulkan gangguan delusi.

Gangguan delusi diyakini dapat diturunkan dari orangtua kepada anak, serta lebih mungkin dialami oleh orang yang memiliki anggota keluarga yang juga mengalami gangguan delusi atau skizofrenia.

3. Faktor biologis

Faktor biologis atau kondisi fisik seseorang juga dapat menentukan kemungkinan seseorang mengalami gangguan delusi.

Gangguan delusi berpotensi muncul pada orang yang memiliki daerah otak yang tidak normal, khususnya pada bagian otak yang mengatur pemikiran dan persepsi.

Baca: Retardasi Mental

Baca: Hipospadia (Kelainan)

  • Pengobatan


Penderita harus segera dirujuk ke dokter dan ahli kesehatan mental untuk pemeriksaan secara menyeluruh dan diberikan penanganan khusus untuk mencegah gejala-gejala yang dialami semakin parah.

Selain mendapatkan obat dan psikoterapi, penderita akan sangat membutuhkan dukungan dan pengertian dari orang-orang sekitarnya.

Baca: Tumor

Baca: Stroke

(Tribunnewswiki/Septiarani)



Nama Penyakit Delusi
Jenis Delusi keagungan, somatik, erotomanik, paranoia, kecemburuan, campuran
Penyebab Faktor lingkungan, genetik, biologis
   


Sumber :


1. www.sehatq.com


Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved