31 Pelaku Investasi Bodong Diburu Polisi, Satu Tertangkap: Tipu Nasabah hingga Rp21,2 Miliar

Polisi buru 31 pelaku arisan bodong hingga rugikan ribuan nasabah dengan total kerugian Rp21,2 miliar


zoom-inlihat foto
Dok-Polres-Inhu.jpg
Dok. Polres Inhu
Kapolres Inhu AKBP Efrizal memperlihatkan tersangka penipuan investasi bodong berinisial FS (26), saat menggelar konferensi pers, Rabu (10/3/2021)


Namun di sisi lain, Mia mengaku arisan yang dikelolanya macet karena orang-orang yang sudah menang arisan kabur dan tidak mau lagi membayar setoran arisan.

Hal itu terjadi pada Agustus 2020.

"Pas bulan itu orang-orang yang sudah mendapat arisan tiba-tiba menghilang dan memblokir nomor hp saya," kata Mia, Rabu (20/1/2021).

Hal ini berdampak pada tidak lancarnya iuran arisan yang sejatinya dibayarkan oleh anggota yang kabur.

"Sehingga arisannya macet dan yang iuran cuma sedikit," ujarnya.

Mia mengatakan, dirinya membuka arisan By Wida pada 15 Maret 2020.

Saat memulai arisan, Mia membuat dua grup WhatsApp yang masing-masing beranggotakan 127 orang dan 147 orang.

"Dari 274 anggota yang tergabung dalam grup tersebut hanya 55 orang yang aktif," tuturnya.

Awalnya, arisan berjalan lancar, tapi pada Agustus 2020, arisan mulai macet.

Mia mengaku, ia mengalami kerugian hingga Rp 245 juta karena harus mengganti uang para anggota arisan yang belum dibayar.

Baca: Sebanyak 16 Orang Positif Terinfeksi Corona setelah Arisan RT Digelar, Satu Blok RT Dikarantina

Baca: Pasca PHK Massal, Bukalapak Dapat Suntikan Investasi Besar dari Korea

Hingga saat ini, Mia mengaku sudah membayar kepada 30 anggota.

Sisanya, masih 25 orang yang belum dibayar oleh Mia.

"Sekarang sisa 25 orang saja yang masih saya usahakan untuk membayarnya," ujarnya.

Karena sebagian peserta arisan yang sudah menang kabur, Mia mengaku mengalami kerugian Rp 245 juta.

"Total kerugian yang saya alami mencapai Rp 245 juta, jadinya saya yang tombok," paparnya.

Ia pun membantah total kerugian arisan yang disebut mencapai 1 miliar.

Versi Mia, kerugian arisan sebesar Rp 450 juta dengan jumlah 55 orang.

Foto karangan bunga bernada menyindir arisan bodong di acara pernikahan di Sragen. Viral di media sosial.
Foto karangan bunga bernada menyindir arisan bodong di acara pernikahan di Sragen. Viral di media sosial. (Instagram)

Karena itu, ia mempertanyakan Irene yang menudingnya mengambil uanmg arisan hingga Rp 1 miliar.

"Dari mana Irene bisa bilang saya nilep (mengambil) uang arisan Rp 1 miliar?," katanya.

Selain itu, Mia menyebut Irene bukanlah anggota dari arisan yang ia kelola.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved