Meski Punya Rudal Supersonik untuk Gempur China, Militer Filipina Masih Kalah Jauh dari Tiongkok

Filipina Beli Rudal Tercepat di Dunia untuk Serang China, Sayang Belum Ada Apa-apanya Dibanding Tiongkok


zoom-inlihat foto
rudal-brahmos-buatan-india-rusia.jpg
Wikimedia Commons/One Half 3544 via The Diplomat
Rudal BrahMos buatan India-Rusia


Rudal tersebut memiliki daya rusak yang besar.

Apa lagi kecepatannya yang luar biasa membuat rudal tersebut sulit untuk dicegat.

BrahMos PJ-10 juga bisa dipasang di kapal, meski kebanyakan diluncurkan dari darat.

"Kami hanya dapat meningkatkan senjata di kapal," kata Custodio.

Baca: Tentara AS Kalang Kabut ketika Dihujani Rudal Iran, Alami Trauma Otak hingga Harus ke Psikiater

Baca: Beredar Nota Kesepakatan Menhan Prabowo Subianto & Perancis, Siap Borong Pesawat Tempur hingga Rudal

"Namun, peralatan rudal baru hanya membantu meningkatkan kemampuan pertahanannya, tetapi tidak cukup untuk menghalangi China di Laut China Selatan," tambah Custodio.

Sebenarnya, pembelian ini sudah direncanakan sejak lama.

"Rencana ini sudah lama. Mungkin dari pemerintahan mantan Presiden Benigno Aquino III (2010-2016). Angkatan Laut Filipina selalu menunjukkan minat pada BrahMos," kata Custodio.

Sayang Presiden Filipina, Rodrigo Duterte sendiri mengakui negaranya masih kalah jauh dibanding China.

Karenanya dia akan tetap memilih upaya diplomatik soal Laut China Selatan.

"China memiliki senjata. Kami tidak memilikinya, itu sederhana," kata Mr. Dutertes.





Halaman
1234
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved