Jerman Kerahkan 800 Pasukan untuk Gerebek Jihadis Salafi, Ditindak karena Sebarkan Ide Khilafah

Kelompok itu menyebarkan isu untuk menolak konstitusi Jerman dan menyerukan syariah sebagai satu-satunya hukum yang sah


zoom-inlihat foto
Larangan-jihadis-salafi-di-Jerman-2.jpg
STEFANIE LOOS / AFP
Senator Dalam Negeri Berlin Andreas Geisel (kiri) dan Sekretaris Negara Torsten Akmann (kanan) tiba untuk berpidato di konferensi pers tentang larangan asosiasi Salafi Jama'atu Berlin alias Tauhid Berlin, pada 25 Februari 2021 di Berlin.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jerman melakukan penyergapan terhadap kelompok Jihadis Salafi yang dikenal sebagai Jama'atu Berlin pada akhir Februari 2021 lalu.

Penyergapan itu langsung diumumkan Senat Berlin di akun Twitter resmi mereka.

Dalam tweet tersebut dijelaskan polisi Berlin dan Brandenburg mulai menyasar properti kelompok tersebut pada pagi hari.

Seorang juru bicara mengatakan mereka sampai harus mengerahkan sekitar 8.000 pasukan polisi, sebagaimana diberitakan DW dari kantor berita Jerman, DPA.

Dalam pasukan itu ada pula unit khusus.

Mereka menargetkan distrik Reinickendorf, Moabit, Wedding, dan Neuk├Âlln.

Baca: Mereka Bukan Tentara atau Polisi, Mereka Teroris: Seorang Wanita Pendemo Myanmar Ditembak Mati

Baca: FPI Bingung Disebut Terlibat Terorisme di Makassar, Pengacara : Sudah Bubar Masih Dibawa Repot

FOTO HANYA ILUSTRASI Pasukan Polisi - FOTO: Sejumlah petugas polisi menjaga barisan demonstrasi yang menentang kebijakan pembatasan Covid-19 di Berlin, 25 Oktober 2020
FOTO HANYA ILUSTRASI Pasukan Polisi - FOTO: Sejumlah petugas polisi menjaga barisan demonstrasi yang menentang kebijakan pembatasan Covid-19 di Berlin, 25 Oktober 2020 (Paul Zinken / dpa / AFP)

Kendati demikian, setelah operasi tersebut tak ada laporan mengenai penangkapan.

Sebuah pernyataan dari Senat mengatakan Jama'atu Berlin telah menyebarkan kultus mendukung "Negara Islam."

Mereka juga menolak konstitusi Jerman dan menyerukan syariah sebagai satu-satunya hukum yang sah.

Konsep tersebut mirip dengan ide khilafah yang sempat didengung-dengungkan juga di tanah air.





Halaman
123
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved