FPI Bingung Disebut Terlibat Terorisme di Makassar, Pengacara : Sudah Bubar Masih Dibawa Repot

Kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar heran dengan polisi yang masih terus saja mengaitkan FPI dengan sejumlah permasalahan


zoom-inlihat foto
aparat-gabungan-dari-unsur-kepolisian-dan-tni-di-markas-fpi.jpg
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Aparat gabungan dari unsur kepolisian dan TNI di Markas FPI Jalan Petamburan III, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - FPI bingung disebut terlibat aksi terorisme : kami sudah bubar masih saja dibawa repot.

Kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar heran dengan polisi yang masih terus saja mengaitkan FPI dengan sejumlah persoalan.

Hal tersebut disampaikan Aziz menanggapi polisi yang menyebut adanya anggota FPI menjadi terduga teroris di Makassar, Sulawesi Selatan.

Dirinya menilai semestinya polisi tak lagi mengkaitkan terduga teroris tersebut dengan FPI, sebab Ormas FPI telah dibubarkan pemerintah. 

"Tidak tahu (ya mau menanggapi seperti apa). Karena tidak ada FPI lagi. Jadi kita bingung. Sudah bubar masih saja dibawa repot dan ribet," kata Aziz sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (4/2/2021).

Aziz justru mempermasalahkan sikap pemerintah yang terus menekan FPI namun permisif terhadap organisasi yang di dalamnya terdapat koruptor.

"Yang masih eksis organisasinya dan banyak koruptor dihasilkan bahwa sampai-sampai terkait bantuan kemanusiaan (bansos) juga digarong tapi aman sentosa saja tuh, tidak dibubarkan, tidak diblokir sekelilingnya dan diteror. Aman deh pokoknya," kata Aziz.

"Padahal korupsi ini nyata dan efek yang dihasilkan juga nyata. Merusak dari semua lini kerusakannya dan akut kerusakannya. Ini harusnya jadi fokus," lanjut dia.

Aparat TNI-Polri mencopot atribut di markas FPI Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020)
Aparat TNI-Polri mencopot atribut di markas FPI Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020) (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Sebelumnya diketahui Karo Penmas Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan, 19 tersangka teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah ( JAD) Makassar merupakan anggota FPI.

Para tersangka teroris itu telah dijemput tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2/2021) siang ini.





Halaman
12
Penulis: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • VIRAL Motif Wanita di Malang

    Media sosial Tik-Tok dihebohkan dengan aksi seorang wanita
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved