Jerman Kerahkan 800 Pasukan untuk Gerebek Jihadis Salafi, Ditindak karena Sebarkan Ide Khilafah

Kelompok itu menyebarkan isu untuk menolak konstitusi Jerman dan menyerukan syariah sebagai satu-satunya hukum yang sah


zoom-inlihat foto
Larangan-jihadis-salafi-di-Jerman-2.jpg
STEFANIE LOOS / AFP
Senator Dalam Negeri Berlin Andreas Geisel (kiri) dan Sekretaris Negara Torsten Akmann (kanan) tiba untuk berpidato di konferensi pers tentang larangan asosiasi Salafi Jama'atu Berlin alias Tauhid Berlin, pada 25 Februari 2021 di Berlin.


Diberitakan sebelumnya, pemerintah dan komunitas Muslim Jerman bekerja sama untuk memerangi radikalisme.

Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer mengatakan tak akan membiarkan ekstremisme dan terorisme menggagalkan kerja sama itu, sebagaimana diberitakan DW, 10 November silam.

Salah satu upaya yang mereka tempuh adalah program untuk para imam berbahasa Jerman di kota Osnabrück.

Dalam program tersebut, ada agenda berupa pelatihan imam.

Mereka akan berdiskusi dan menawarkan solusi tentang berbagai topik, termasuk kelas agama Islam di sekolah dan pelatihan yang diterima para penceramah Islam.

Bülent Ucar, direktur Institut Teologi Islam di Universitas Osnabrück, mengatakan bahwa pelatihan tidak akan cukup, lulusan program juga perlu mendapatkan posisi di masjid.

Baca: Joe Biden Fokus Isu Timur Tengah & Terorisme, Jaksa Militer AS Tuntut Dalang Bom Bali & JW Marriot

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Protestan Jerman EPD, Ucar mendesak pemerintah Jerman untuk memberikan dukungan negara kepada masjid-masjid lokal untuk membantu mereka menjadi lebih mandiri secara finansial.

Negara dapat mendanai program integrasi dan bahasa Jerman di masjid dengan cara yang sama, seperti negara mendukung program sosial di komunitas agama lain.

“Kemudian jemaah bisa menggunakan sumbangan dari anggotanya untuk membiayai imam mereka,” kata Ucar.

Bagi ketua Dewan Muslim di Jerman, perluasan program untuk melatih para imam yang berbahasa Jerman sudah lama tertunda.

Padahal program tersebut ia nilai efektif untuk mengurangi ekstremisme, kata ketua dewan Aiman ​​Mazyek kepada radio publik RBB menjelang konferensi tersebut.

(TribunnewsWiki.com/Ahmad Nur Rosikin)





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved