Viral Pemuda di Kudus Sebarkan Sampah di Jalanan, Diduga Kuat Komplotan Geng Motor
Aksi sekelompok pemuda yang menyebar sampah di jalan terjadi di Kudus.
Tepatnya, aksi ini terjadi di Dukuh Jumutan, Desa Demangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Sabtu (23/1/2021) silam.
Satu di antara akun yang mengunggah kejadian ini adalah @undercover.id.
Dalam video, tampak sekelompok pemuda konvoi menggunakan motor.
Ketika melihat tong sampah di jalan, mereka akan mengambil dan menuangkan sampahnya di sepanjang jalan.
Sontak, aksi ini membuat netizen geram.
Baca: Polisi Dibacok Geng Motor di Menteng, Tantang dan Tak Terima Dibubarkan saat Berkerumun
Baca: Tanggapi Gugatan Jhoni Allen, Andi Mallarangeng : Lebih Baik Bikin Partai Baru Bersama Moeldoko
Keterangan Kepala Desa
Kepala Desa Demangan, Alex Fahmi menyayangkan aksi pemuda yang tidak terpuji tersebut.
Apalagi sejumlah pemuda itu bukanlah warga penduduk di sana, melainkan berasal dari luar desa.
"Kalau dari ciri-cirinya bukan pemuda sini, makanya kenapa mereka tega berbuat begitu di lingkungan desa ini," ujar dia, saat ditemui TribunJateng di kantornya, Rabu (27/1/2021).
Alex menjelaskan, pihaknya bersama Babinkamtibmas sudah berkoordinasi untuk menangkap pelaku.
Dalam rekaman CCTV itu, nampak wajah dari pemuda yang iseng menyebar sampah milik warga tersebut.
"Plat nomornya tidak ketahuan, tapi jenis motor dan beberapa wajah pelaku tertangkap kamera CCTV," jelas dia.
Menurutnya, pelaku menggunakan lima kendaraan yakni Jupiter, Beat, Scoopy, CBR dan Honda Grand.
"Mereka 11 orang, ada satu motor yang berboncengan bertiga," jelas dia.
Baca: Pengendara Motor yang Viral karena Melintasi Kawasan Ring 1, Meminta Maaf & Datangi Mako Paspampres
Baca: Driver Ojol Nekat Antar Pesanan Makanan Terjang Banjir 2 Kali, Motor Mogok hingga Jalan Kaki
Rombongan pelaku masuk lewat Jembatan Kaligelis dan masuk ke lingkungan warga di empat RT, yakni RT 4 RW 3, RT 3 RW3, RT 2 RW3, RT 3 RW 2, dan keluar di RT 1 RW 4.
"Setiap melintas ada tempat sampah, mereka buang sampai ke jalan," jelas dia.
Dia menjelaskan, jika tetangkap akan dibawa ke Polsek Kota untuk mendapatkan pembinaan karena usianya yang masih remaja.
"Kami akan panggil orang tuanya dan dibawa ke Polsek Kota untuk mendapatkan pembinaan," ujar dia.