Polisi Dibacok Geng Motor di Menteng, Tantang dan Tak Terima Dibubarkan saat Berkerumun

Komplotan geng motor tak terima ditertibkan, serang anggota polisi dengan cara membacok setelah unggah video di medsos cari lawan tanding.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-garis-polisi-22.jpg
Tribunnews.com
Ilustrasi garis polisi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, dibacok oleh anggota geng motor, pada Selasa (2/3/2021).

Komplotan geng motor tersebut nekat melakukan kekerasan terhadap anggota polisi karena tak terima ditertibkan.

Pasalnya saat itu, geng motor yang ada di Menteng itu tengah berkerumun di tengah pandemi Covid-19.

Kabar itu kemudian dikonfirmasi oleh Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Komisaris Polisi Gozali.

Anggota polisi yang terkena serangan senjata tajam (sajam) itu bernama Aiptu Dwi Handoko.

Ia mengatakan, anggotanya yang diserang geng motor tersebut menderita luka di bagian tangan.

"Benar, anggota mengalami luka di jarinya karena terkena sajam (senjata tajam)," ujar Gozali, Rabu (3/3/2021).

Gozali menjelaskan, sebelum pembacokan itu terjadi, anggotanya mencoba untuk membubarkan kerumunan yang ditimbulkan oleh geng motor tersebut.

ILUSTRASI-pembacokan
ILUSTRASI-pembacokan (tribunlampung.co.id/dodi kurniawan)

Sebagaimana diketahui, masyarakat dilarang untuk berkerumun di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Alih-alih bubar, geng motor tersebut malah menyerang sang oknum polisi.





Halaman
1234
Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • 170 Jamaah Palestina Terluka dalam

    Warga Palestina menghadapi penggusuran dari rumah mereka sendiri
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved