TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pengantin baru melakukan pembacokan gara-gara cemburu pada seorang anggota Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM).
Pelaku adalah Andi Trio Santoso (33), sementara korban yakni Abdul Kudus.
Andi Trio Santoso merupakan warga Desa Pelangki Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sumatra Selatan (Sumsel).
Sedangkan korban diketahui warga yang berdomisili di Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang.
Peristiwa berdarah ini terjadi di warung makan milik pelaku yang berada di depan Kantor BPKAD Kompleks Perkantoran Pemda OKU Selatan.
Motif pembacokan antara pemilik warung nasi ini diduga dilatarbelakangi kesalahpahaman gara-gara pelaku cemburu pada istrinya yang menjaga warung dan korban sebagai pembeli.
Kejadian pembacokan ini juga dibenarkan oleh Kapolres OKU Selatan AKPB Zulkarnain Harahap SIK melalui AKP Apromico SIK, MH membenarkan korban penganiayaan di warung nasi depan Kantor BPKAD, Senin (15/2) di lokasi.
"Ya, kasus penganiayaan dugaan sementara dilatari motif kesalahpahaman, tersangka telah kita amankan sementara korban telah dibawa kerumah sakit," kata Apromico.
Kronologi
Kejadian berdarah ini bermula saat korban bernama Kudus dan 2 temannya, Haris dan Mat Rudin, sedang minum kopi di warung milik Andi Trio Santoso.
Dikutip dari Tribun Sumsel, Kudus sempat menggoda Isna (47 tahun), wanita yang baru menikah sekitar 3 bulan lalu dengan Trio Santoso ketika akan membayar pesanan kopi.
Trio yang mengetahui istrinya digoda langsung emosi.
Baca: Istri Bacok Suami hingga Nyaris Tewas, Kabar Beredar karena Cemburu si Pria Nikah Lagi
Baca: Bermesraan dengan Istri Orang, Pria Ini Tewas Dibacok 6 Kali oleh Suami si Perempuan
Pelaku tanpa banyak kata langsung menyerang Kudus dengan parang untuk memotong daging.
Serangan tiba-tiba dari pemilik warung tersebut tak bisa dihindari oleh Kudus.
Kudus berusaha menyelamatkan diri meski sudah terluka.
Dia mencoba melarikan diri masuk ke gerbang perkantoran BPKAD OKU Selatan.
Teman korban yang bernama Haris mengaku sempat melihat korban diserang menggunakan senjata parang di lokasi kejadian.
Sedangkan korban yang berusaha menyelamatkan diri berteriak sembari menghindar.
"Saya lihat dia (korban) jatuh sambil berteriak 'mati aku', berhubung saya bukan orang kebal dari pada saya mati lebih baik menyelamatkan diri," terang dia.
Akibat serangan parang yang diterima dari Trio membuat Kudus kehilangan banyak darah.