TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi Covid-19 telah memicu krisis ekonomi global.
Diberitakan Kontan, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan krisis ekonomi kali ini adalah yang terburuk dalam hampir satu abad.
"Lebih dari 2 juta orang telah meninggal (akibat Covid-19), dan kita berada dalam krisis ekonomi terburuk selama hampir satu abad," katanya, Senin (25/1/2021), dalam KTT Forum Ekonomi Dunia atau Davos.
Kendati demikian, Guterres optimis dunia memiliki peluang pada 2021.
Tahun ini, menurutnya bisa dimanfaatkan untuk melakukan pemulihan dari pandemi, beralih dari kerapuhan menuju ketahanan.
“Pemerintah, organisasi internasional, sektor swasta, dan masyarakat sipil perlu bekerjasama,” ujar dia, seperti dikutip TASS.
"Pada 2021, kita harus mengatasi kerapuhan ini dan menempatkan dunia di jalur yang benar".
Baca: Angka Positif Covid-19 di Indonesia Tembus 1 Juta Kasus, Rumah Sakit di Jabodetabek Mulai Kolaps
Baca: Pandemi Covid-19 Brasil Gawat: Petugas Medis Terpaksa Cabut Oksigen dari Pasien demi Pasien Lain
WHO Ingatkan Pandemi Covid-19 Bukan yang Terbesar
Pandemi Covid-19 kian memprihatinkan di seluruh dunia.
Jumlah kasus terus bertambah dari hari ke hari.
Kendati demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pandemi Covid-19 bukan yang terbesar, seperti diberitakan DailyStar.
Pada akhir 2020, Kepala Program Darurat WHO, Dr Mark Ryan, mengatakan penyakit baru yang "muncul" mungkin terbukti memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi daripada Covid-19.
Namun, dia tidak mengatakan seberapa menular penyakit di masa depan ini.
Dia berkata: "Pandemi ini telah sangat parah, telah menyebar ke seluruh dunia dengan sangat cepat dan telah mempengaruhi setiap sudut planet ini - tetapi ini belum tentu yang besar.
"Virus ini sangat mudah menular dan membunuh orang dan telah merampas begitu banyak orang yang dicintai tetapi kasus kematian saat ini cukup rendah dibandingkan dengan penyakit lain yang muncul.
Baca: 2 Hari Tak Bisa Dapat Rumah Sakit Rujukan, Pasien Covid-19 di Tangerang Selatan Meninggal Dunia
Baca: Viral Video Mesum Pasien Covid-19 Lakukan Hal Tak Senonoh di Ruang Isolasi RSUD Dompu NTB
"Ini adalah seruan untuk bangun, kami sekarang belajar bagaimana melakukan sesuatu dengan lebih baik. Bagaimana melakukan sains dengan lebih baik, bagaimana melakukan logistik dengan lebih baik, bagaimana melakukan pelatihan dengan lebih baik, bagaimana melakukan tata kelola yang lebih baik, bagaimana berkomunikasi dengan lebih baik."
Pengalaman kami menangani virus corona harus ditinjau dan diperhatikan agar dunia siap menghadapi pandemi berikutnya, tambahnya.
Dia berkata: "Ancaman ini akan terus berlanjut, jika ada satu hal yang perlu kita ambil dari pandemi ini, dari semua tragedi dan kehilangan, adalah kita perlu bertindak bersama."
"Kami perlu bersiap untuk sesuatu yang mungkin lebih parah di masa depan."
Baca: Hampir Setahun Pandemi Corona Serang Dunia, 11 Negara Ini Ternyata Bebas dari Infeksi Covid-19
Baca: WHO Perkirakan Pandemi Virus Corona di 2021 Bakal Lebih Buruk
Berbicara tentang kewajiban kepada mereka yang telah meninggal karena virus, Dr Ryan berkata kita harus, "menghormati orang-orang yang telah hilang dengan menjadi lebih baik dalam hal-hal yang kita lakukan setiap hari".