TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kisah tragis pasien Covid-19 terjadi di Tangerang Selatan.
Akun Twitter @LaporCovid mengunggah cuitan terkait pasien infeksi covid-19 yang meninggal akibat tak mendapati rumah sakit (RS) rujukan penanganan virus corona.
"KABAR Duka
Setelah berupaya Dua Hari para relawan @LaporCovidbantu pasien Covid-19 cari bed RS di Jabodetabek: Akhirnya Pasien tsb wafat saat menunggu kabar. Krisis, Emergency, Pandemi & Nyawa Warga agaknya tak ada dalam Kamus Pemerintah. Prihatin! #IndonesiaDaruratCovid"
Kabar ini tentunya cukup menyayat hati.
Melansir Warta Kota, kabar tersebut dibenarkan oleh Yemiko Happy (23) selaku Tim Lapor Warga Lapor Covid-19.
"Benar (pasien meninggal-red) tadi, lebih kurang pukul 13.00 WIB," kata Yemiko dikonfirmasi Warta Kota pada Kamis (21/1/2021).
Baca: Bupati Sleman Positif Covid-19 setelah Divaksin, Dinkes Beri Penjelasan Ini
Yemiko menuturkan awal mula pihaknya mendapati laporan dari seorang warga terkait permintaannya untuk membantu mencari rumah sakit rujukan khusus pasien infeksi covid-19.
Mendapati laporan tersebut pihaknya langsung mencarikan puluhan rumah sakit rujukan covid-19 yang berada di daerah Jabodetabek.
Namun hasil nihil diperoleh kedua belah pihak dari setiap rumah sakit yang menjadi rujukan infeksi covid-19.
Bahkan dari 75 rumah sakit rujukan covid-19 yang dihubungi oleh kedua belah pihak itu.
Namun, katanya tak satupun yang bersedia menampung pasien infeksi covid-19 yang sudah dalam kondisi kritis itu.
Malangnya setelah berupaya mencari rumah sakit rujukan, pihak keluarga kembali menghubungi dirinya untuk menyampaikan kabar duka yang sedang dialaminya itu.
Baca: Kasus Covid-19 Capai Rekor Baru, PPKM Jawa-Bali Bakal Diperpanjang Dua Pekan
"Jadi sebenarnya pasien itu sudah di Puskesmas selama dua hari di Puskesmas daerah Tangsel. Sembari keluarga pasien itu mencari rumah sakit gitu kan, pada akhirnya menghubungi kami di Lapor Covid-19," tutur Yemiko.
"Nah setelah menghubungi kami, kami segera menghubungi rumah sakit-rumah sakit dan Dinas Kesehatan. Akan tetapi dari respon rumah sakit itu beberapa sudah penuh seperti biasa begitu dan pada akhirnya mungkin enggak ada satu jam ya dari laporan kami terima, ternyata kami dapat informasi lagi bahwa pasien sudah meninggal dunia di Puskesmas tersebut," lanjutnya.
Kendati demikian, Yemiko mengaku pihaknya tak dapat membeberkan secara terperinci identitas korban maupun keluarganya.
Sebab pihak keluarga meminta untuk tidak mempublikasikan identitas dari korban beserta lokasi Puskesmas dirawatnya pasien tersebut.
"Kalau untuk identitas dan kronologi secara rinci kami tidak bisa menjelaskan. Karena berkaitan dengan privasi keluarga pasien juga. Jadi paling tidak kami bisa memberikan garis besar terkait apa yang terjadi dengan pasien," pungkasnya.
(TribunnewsWiki)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Miris, Tidak Kunjung Dapat Rujukan, Pasien Covid-19 Kota Tangsel Tewas di Puskesmas.