Bagi Ketua DPR Nancy Pelosi, Donald Trump Tak Lebih dari Noda dalam Sejarah Amerika

Nancy Pelosi hanya berpesan pada Donald Trump agar mengakui Joe Biden sebagai presiden


zoom-inlihat foto
grasi-trump-013.jpg
Brendan Smialowski / AFP
Foto file yang diambil pada 12 Januari 2021, memperlihatkan Presiden AS Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan ke Marine One di South Lawn Gedung Putih di Washington, DC sebelum keberangkatannya ke Alamo, Texas. Trump disebut-sebut akan memberi grasi kepada 100 kriminal kerah putih, rapper terkenal, dan seorang dokter mata terkenal.


"Tapi mengapa saya harus melakukannya kalau saya tidak melakukan kesalahan apa pun," lanjut Trump.

Kala itu, Sekretaris Pers Sarah Sanders tak menjawab pertanyaan wartawan yang meminta penjelasan pandangan tentang presiden dapat memberikan grasi pada dirinya sendiri.

"Beruntungnya, presiden tidak melakukan kesalahan apa pun dan tidak membutuhkan grasi," begitu jawaban Sanders, dikutip Kompas.com.

"Tentu saja, tidak ada yang kebal hukum," ucapnya, setelah terus dicecar pertanyaan oleh jurnalis.

"Ini argumen konstitusional yang benar-benar menarik mengenai 'dapatkah presiden mengampuni dirinya sendiri?'", ucapnya.
"Saya pikir percabangan politik itu akan sulit. Mengampuni orang lain adalah satu hal.

Memaafkan diri sendiri adalah hal lain," imbuhnya.

Tampaknya Donald Trump benar-benar tak ingin menyalahgunakan wewenangnya.

Hingga berita ini ditulis, dia tak mengisyaratkan akan menggunakan hak pengampunannya untuk diri atau keluarganya sendiri.

Baca: Rawan Blunder, Donald Trump Bungkam dan Sembunyi dari Media Sejak Kerusuhan di Gedung Capitol

Baca: Gladi Bersih Pelantikan Joe Biden Kacau: Kebakaran Biasa Dikira Bom, Peserta Gladi Berlari Panik

Kendati demikian, bukan berarti masalah grasi berjalan mulus.

Dikabarkan para pemohon harus membayar sekutu Trump agar mau melobinya.

Tak tanggung-tanggung, jumlahnya disebut mencapai puluhan ribu dolar AS.

Kabar ini diberitakan oleh The New York Times pada Minggu (17/1/2021).

Mantan jaksa federal Brett Tolman termasuk salah satu orang yang mengumpulkan puluhan ribu dollar AS dari pemohon grasi dari presiden.

Di antara pemohon grasi tersebut, ada putra mantan senator dari Arkansas, pendiri marketplace daring khusus obat Silk Road, dan seorang wanita dari Manhattan yang mengaku bersalah atas penipuan.

Pemerintahan Trump mengatakan bahwa Tolman telah membantu individu yang "kurang terhubung" untuk mendapatkan grasi.

Kendati demikian, tidak ada catatan publik yang menunjukkan bahwa Tolman dibayar untuk itu.

Sebenarnya, dalam sistem hukum di AS, pemohon grasi tidak melakukan tindakan ilegal jika membayar pelobi untuk meminta presiden memberikan grasi.

Yang jadi masalah adalah jika ada tawaran uang kepada presiden untuk memberikan grasi, maka itu akan melanggar undang-undang penyuapan.

(TribunnewsWiki.com/Ahmad Nur Rosikin)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved