Trump Tinggalkan Gedung Putih Setelah Beri Grasi buat 100 Napi Kerah Putih, Rapper, dan Dokter Mata

Presiden yang akan keluar akan mengadakan upacara perpisahan di Pangkalan Bersama Andrews, di Maryland, pada pagi hari pelantikan Joe Biden.


zoom-inlihat foto
grasi-trump-013.jpg
Brendan Smialowski / AFP
Foto file yang diambil pada 12 Januari 2021, memperlihatkan Presiden AS Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan ke Marine One di South Lawn Gedung Putih di Washington, DC sebelum keberangkatannya ke Alamo, Texas. Trump disebut-sebut akan memberi grasi kepada 100 kriminal kerah putih, rapper terkenal, dan seorang dokter mata terkenal.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Amerika Serikat dilaporkan akan meninggalkan Gedung Putih setelah ia mengeluarkan grasi kepada 100 kriminal kerah putih, rapper terkenal, dan seorang dokter mata Florida.

Presiden yang akan keluar akan mengadakan upacara perpisahan di Pangkalan Bersama Andrews, di Maryland, pada pagi hari pelantikan Joe Biden.

Dia kemudian akan meninggalkan ibu kota negara dengan Air Force One dan menuju ke resor Mar-a-Lago di Florida sebelum penggantinya dilantik.

Para pembantu Gedung Putih dilaporkan telah mengirimkan undangan untuk acara tersebut, dengan para tamu yang diinstruksikan untuk datang hari Rabu (20/1/2021) antara pukul 06.00 pagi dan 07.15 pagi waktu Amerika, dikutip Daily Mail, Senin (18/1/2021).

Detail spesifik mengenai upacara tersebut dikatakan masih dalam pertimbangan, tetapi mungkin termasuk penjaga warna dan penghormatan 21 senjata.

Peserta diizinkan membawa hingga lima tamu tetapi telah diinstruksikan untuk memakai masker, Jennifer Jacobs dari Bloomberg melaporkan.

Untuk hari penuh terakhirnya di kantor pada hari Selasa, Trump juga dilaporkan bersiap untuk mengeluarkan sekitar 100 pengampunan dan pergantian.

Baca: Donald Trump Bakal Tetap Jadi Figur Kuat di Republik, Diisukan Bakal Balas Dendam ke 10 Orang Ini

Dalam foto file yang diambil pada tanggal 20 Januari 2017 Presiden AS Donald Trump (tengah) berbicara dengan mantan Presiden Barack Obama saat mantan Wakil Presiden Joe Biden dan Senator New York Chuck Schumer melihat saat upacara pelantikan di US Capitol di Washington DC. Ketika Donald Trump melihat ke bawah untuk terakhir kalinya dari helikopternya di atas halaman Gedung Putih pada 20 Januari 2021, puing-puing kepresidenannya tidak akan terhindarkan. Pemain sandiwara dengan rambut pirang yang diwarnai, kulit kecokelatan palsu dan bakat untuk berhubungan dengan orang banyak mulai menjabat empat tahun lalu, membuat janji yang mengejutkan dalam pidato pengukuhannya bahwa ia akan mengakhiri
Dalam foto file yang diambil pada tanggal 20 Januari 2017 Presiden AS Donald Trump (tengah) berbicara dengan mantan Presiden Barack Obama saat mantan Wakil Presiden Joe Biden dan Senator New York Chuck Schumer melihat saat upacara pelantikan di US Capitol di Washington DC. Ketika Donald Trump melihat ke bawah untuk terakhir kalinya dari helikopternya di atas halaman Gedung Putih pada 20 Januari 2021, puing-puing kepresidenannya tidak akan terhindarkan. Pemain sandiwara dengan rambut pirang yang diwarnai, kulit kecokelatan palsu dan bakat untuk berhubungan dengan orang banyak mulai menjabat empat tahun lalu, membuat janji yang mengejutkan dalam pidato pengukuhannya bahwa ia akan mengakhiri "pembantaian Amerika." (Paul J.RICHARDS / AFP)

Salah satu penerima grasi yang dikabarkan adalah Dr Salomon Melgen, seorang dokter mata dari Palm Beach yang dipenjara pada tahun 2018 setelah divonis puluhan tuduhan penipuan perawatan kesehatan.

Sejauh ini, Trump dikabarkan tidak berencana untuk mengampuni dirinya sendiri atau anak-anaknya, lapor CNN.

Gedung Putih dilaporkan mengadakan pertemuan hari Minggu untuk menyelesaikan daftar pengampunan, menurut dua sumber.

Baca: Termasuk Soal Orang Muslim, Presiden Baru AS Joe Biden Siap Ubah Kebijakan Aneh di Era Donald Trump





Halaman
1234
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved