Termasuk Soal Orang Muslim, Presiden Baru AS Joe Biden Siap Ubah Kebijakan Aneh di Era Donald Trump

Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden akan segera dilantik dan sudah berencana mengubah sejumlah kebijakan kontroversial era Donald Trump.


zoom-inlihat foto
biden-joe-001.jpg
Mark Makela / Getty Images / AFP
Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Terpilih Amerika Serikat, Joe Biden sebentar lagi akan resmi dilantik.

Inauguration Day 2021 atau hari pelantikan presiden baru terpilih di Pilpres Amerika Serikat 2020 akan dilaksanakan pada Kamis, 21 Januari bertempat di Capitol Building.

Sebelumnya, Amerika Serikat masih berkutat dengan persoalan rusuh di Capitol Building yang disebabkan oleh para pendukung petahana Donald Trump yang tak puas dengan hasil pilpres.

Meski masih pada situasi mengkhawatirkan akibat konflik horizontal yang menguat, negeri Paman Sam tetap menjadwalkan pelantikan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Joe Biden dan Kamala Harris sesuai jadwalnya.

Aksi Biden sendiri sangat ditunggu-tunggu oleh publik Amerika Serikat, pasar modal dan tentu masyarakat dunia pada umumnya.

Politisi dari Partai Demokrat itu berencana akan cepat-cepat mengeluarkan sejumlah perintah eksekutif, begitu resmi dilantik.

Sesuai janji-janji politiknya, Joe Biden akan mengubah banyak kebijakan kontroversial dan aneh di era Donald Trump yang tidak mencerminkan Amerika Serikat yang menerima perbedaan, inklusif dan tempat bagi semua kalangan seperti etos American Dream.

Salah satunya yakni membatalkan produk kebijkan Donald Trump berupa larangan perjalanan kontroversial dari beberapa negara yang mayoritas berpenduduk Muslim, pada hari pertamanya menjabat.

Menurut kabar Al Jazeera pada Minggu (17/1/2021), rencana itu sudah disampaikan Kepala staf Gedung Putih Biden yang baru, Ron Klain dalam memo yang diedarkannya.

Pada 10 hari pertama menjabat, pemerintahan AS yang baru disebut akan meluncurkan sejumlah perubahan terkait kebijakan aneh yang telah diterapkan oleh Donald Trump.

Baca: Pendukung Belum Rela Trump Lengser, FBI Takut Pendemo Bersenjata Serbu DPR saat Pelantikan Biden





Halaman
1234
Penulis: Haris Chaebar
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved